View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Nutrition Science and Feed Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Nutrition Science and Feed Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Komposisi Nutrien dan Fermentabilitas Silase Ransum Komplit Berbasis Ampas Kelapa Parut secara In Vitro.

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (9.631Mb)
      Date
      2019
      Author
      Aulia, Nurrul Suri
      Jayanegara, Anuraga
      Anggraeni, Ayu Septi
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Pemanfaatan ampas kelapa sampai saat ini masih terbatas dan hanya berakhir menjadi limbah tanpa adanya penanganan lebih lanjut. Ampas kelapa dapat digunakan sebagai alternatif pakan karena memiliki kandungan nutrien yang seimbang yang diperlukan oleh ternak ruminansia. Namun, ampas kelapa masih memiliki kandungan lemak tinggi yang dapat menyebakan ketengikan sehingga perlu dilakukan penanganan lebih lanjut yaitu dengan proses fermentasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi nutrien dan fermentabilitas silase ransum komplit berbasis ampas kelapa secara in vitro. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan penelitian terdiri atas R1 = 16% dedak, R2 = 16% ampas kelapa, R3 = 8% dedak : 8% ampas kelapa, R4 = 8% dedak : 5.6% ampas kelapa : 2.4% tepung gaplek, R5 = 5.6% dedak : 8% ampas kelapa : 2.4% tepung gaplek. Peubah yang diamati komposisi kimia pakan, nilai pH, produksi dan kinetika produksi gas, konsentrasi amonia, dan VFA. Hasil penelitian menunjukkan silase ransum komplit berbasis ampas kelapa tidak memberikan pengaruh nyata terhadap produksi dan kinetika gas. Pergerakan gas terus meningkat selama 24 jam dan mulai terlihat linier pada 48 jam. Konsentrasi amonia yang dihasilkan terbilang sedikit berkisar antara 0.35 mg 100mL-1 – 29.48 mg 100mL-1 dibandingkan dengan standarnya yaitu berkisar 85 – 300 mg 100mL- 1. Konsentrasi VFA total berkisar antar 94,02 mM – 121,68 mM memenuhi standar dari kebutuhan seekor ternak ruminansia. Formulasi yang paling optimal terdapat pada perlakuan R3.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/97009
      Collections
      • UT - Nutrition Science and Feed Technology [2933]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository