Show simple item record

dc.contributor.advisorPurwanti, Nanik
dc.contributor.authorManurung, Fernando
dc.date.accessioned2018-08-31T08:45:24Z
dc.date.available2018-08-31T08:45:24Z
dc.date.issued2018
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/93554
dc.description.abstractKedelai (Glycine max L.) adalah salah satu tanaman utama yang tumbuh di seluruh dunia. Kedelai merupakan sumber protein dan asam amino yang baik untuk manusia dan hewan. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari proses isolasi protein kedelai dengan metode basah dan menentukan komposisi proksimat dari hasil isolasi. Secara umum isolasi protein kedelai dilakukan dengan metode kering, dimana proses isolasi memerlukan prosedur yang kompleks dan solven yang banyak untuk menghilangkan lemak. Penelitian ini menggunakan isolasi protein dengan metode basah yang memiliki prinsip seperti pembuatan susu kedelai dan prosedur yang lebih sederhana dari pada isolasi metode kering. Perbedaan kecepatan food processor yang digunakan dalam penelitian ini mampu mempengaruhi kandungan protein yang dihasilkan. Pada kecepatan 18000 RPM, 20000 RPM, dan 25000 RPM memiliki kandungan protein berturut-turut sebesar 68.39%, 75.18%, dan 80.43% basis kering dan tergolong sebagai konsentrat protein kedelai atau Soy Protein Concentrate (SPC).id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddc2017id
dc.subject.ddcBogor-Jawa Baratid
dc.subject.ddcAgricultural machineid
dc.titleIsolasi Protein Kedelai (Glycine max L.) Varietas Grobogan dengan Metode Basahid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordisolasi basahid
dc.subject.keywordkacang kedelaiid
dc.subject.keywordprotein kedelaiid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record