| dc.description.abstract | Pertumbuhan perekonomian global semenjak krisis Amerika Serikat pada
tahun 2008 hingga tahun 2015 terus mengalami fluktuasi. Terjadinya situasi ini
pertumbuhan output global mulai turun dan permintaan bahan baku juga menurun.
Situasi krisis finansial seperti ini merupakan ancaman serius bagi para produsen
minyak kelapa sawit. Sehingga pada penelitian bertujuan menganalisis pengaruh
struktur modal (DER dan LDTA) terhadap profitabilitas (NPM, ROA dan ROE)
pada perusahaan kelapa sawit yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini
menggunakan data sekunder meliputi studi pustaka dan laporan keuangan tahunan
perusahaan kelapa sawit yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Metode analisis
data yang digunakan adalah regresi data panel. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa struktur modal perusahaan kelapa sawit memiliki pengaruh negatif terhadap
profitabilitas perusahaan. Karena, semakin tinggi utang yang dipergunakan oleh
perusahaan kelapa sawit dapat mengakibatkan peningkatan biaya maupun
penurunan terhadap profitabilitas perusahaan yang diproyeksikan oleh penurunan
NPM, ROA, dan ROE. Sehingga perusahaan kelapa sawit perlu untuk menurunkan
utang dengan meningkatkan ekuitas dan total aset perusahaan dalam kondisi stabil. | id |