Analisis Risiko Operasional Perusahaan Asuransi Umum (Studi Kasus: PT XYZ DKI Jakarta).
Abstract
PT XYZ merupakan perusahaan asuransi umum yang memiliki 45.5 persen
risiko operasional dari total risiko kunci. Oleh karena itu, penilaian risiko
operasional di PT XYZ perlu dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk
mengidentifikasi dan mengkategorikan risiko operasional, menilai risiko
operasional, dan menentukan prioritas strategi mitigasi risiko operasional PT XYZ.
Jenis data yang digunakan adalah data primer melalui wawancara mendalam dan
kuesioner dan data sekunder melalui studi literatur. Penentuan responden
menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden tiga orang. Analisis
data menggunakan statistika deskriptif, lembar periksa, diagram pemetaan risiko,
dan Analytical Hierarchy Process (AHP). PT XYZ mememiliki 11 risiko
operasional yang terbagi menjadi risiko rendah dan sedang. Perselisihan dengan
karyawan atau serikat pekerja, pemilihan vendor dan pemasok kurang sesuai, dan
pekerjaan administrasi secara manual termasuk dalam risiko rendah. Keahlian atau
pengetahuan karyawan yang kurang memadai, sistem rekrutmen belum optimal,
kekurangan staf, kekurangan staf kunci, gangguan internet, interupsi sistem,
gangguan sistem inti, dan prosedur kerja kurang jelas pada Branch
Office/Representative Office (BO/RO) merupakan risiko menengah. Urutan
prioritas strategi mitigasi risiko operasional PT XYZ sebagai berikut: (1)
pengembangan dan peningkatan kualitas sistem Teknologi dan Informasi, (2)
perencanaan SDM yang efektif dan efisien, (3) evaluasi prosedur kerja pada
BO/RO, dan (4) evaluasi kriteria seleksi vendor dan pemasok.
Collections
- UT - Management [3628]
