Show simple item record

dc.contributor.advisorPurwanto, Budi
dc.contributor.authorRatnasari, Dewi
dc.date.accessioned2018-01-25T04:15:46Z
dc.date.available2018-01-25T04:15:46Z
dc.date.issued2017
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/89456
dc.description.abstractPenyaluran kredit BPR rentan terhadap risiko kredit bermasalah atau disebut Non Performing Loan (NPL). NPL pada BPR Konvensional di Kabupaten Banyumas berada di atas batas maksimum menurut Bank Indonesia yaitu 5 persen. Oleh karena itu penting bagi bank untuk mengetahui faktor apa saja yang memengaruhi NPL. Tujuan penelitian ini yaitu (1) mengetahui proses penyaluran kredit BPR, (2) mengidentifikasi perkembangan risiko kredit (NPL), efisiensi biaya operasional (BOPO), efisiensi penggunaan dana (LDR), kecukupan modal (CAR) dan ukuran bank (SIZE), (3) menganalisis faktor yang memengaruhi NPL. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dan regresi data panel. Tahap penyaluran kredit dapat dibedakan menjadi lima yaitu tahap persiapan, tahap survei lapang, tahap pemutusan, tahap pemberian, dan tahap pengawasan. Semua rasio keuangan BPR sudah sesuai dengan standar Bank Indonesia, kecuali NPL. Hasil menunjukan efisiensi operasional berpengaruh negatif terhadap risiko kredit. Ukuran bank berpengaruh negatif terhadap risiko kredit.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcEconomicsid
dc.subject.ddcFinanceid
dc.subject.ddc2016id
dc.subject.ddcBanyumas, Jawa Tengahid
dc.titleAnalisis Faktor-faktor yang Memengaruhi Non Performing Loan Pada BPR Konvensional di Kabupaten Banyumas Periode 2014-2016.id
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordBOPOid
dc.subject.keywordCARid
dc.subject.keywordLDRid
dc.subject.keywordNPLid
dc.subject.keywordSIZEid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record