Show simple item record

dc.contributor.advisorSuseno, Sugeng Heri
dc.contributor.advisorJacoeb, Agoes Mardiono
dc.contributor.authorPrayogi, Galih Hardiyatna
dc.date.accessioned2017-08-02T07:52:16Z
dc.date.available2017-08-02T07:52:16Z
dc.date.issued2017
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/87603
dc.description.abstractProses produksi minyak ikan meliputi proses ekstraksi dan pemurnian. Jenis ekstraksi minyak ikan yang umum dilakukan yaitu wet rendering dan dry rendering. Tujuan penelitian ini adalah mempelajari kualitas minyak ikan berdasarkan perbedaan metode ekstraksi dan pemurnian minyak ikan diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah dari minyak hati ikan cucut sutra. Rendemen minyak ikan terbaik didapatkan pada perlakuan bentuk sampel halus dengan metode dry rendering dengan nilai sebesar 22,8%. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan ekstraksi terbaik adalah pada ekstraksi dry rendering dengan sampel yang dihaluskan (blender) dengan FFA 4,09 0,06 %, PV 8,04 0,20 meq/kg, p-AV 12,60 0,26 meq/kg, TOTOX 28,30 0,37 meq/kg, kejernihan 54,47 0,30 %. Pemurnian dengan kualitas terbaik didapatkan pada perlakuan DNB dengan FFA 0,35 0,10 %, PV 1,82 0,42 meq/kg, p-AV 0,06 0,41 meq.kg, Totoks 11,70 1,26 meq/kg, kejernihan 65,82 0,66 %. Pemurnian dengan metode DNB, NB, dan B menghasilkan 28 asam lemak yang didominasi oleh SFA (36,35 % - 40,38 %) dengan asam palmitat sebagai kandungan asam lemak tertinggi (24,28 %)id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcAquatic Product Technologyid
dc.subject.ddcFish Liver Oilsid
dc.subject.ddcBogorid
dc.subject.ddcJawa Baratid
dc.titleEkstraksi Minyak Hati Ikan Cucut Sutra (Carcharinus falciformis) dengan Metode Rendering dan Pemurniannyaid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordekstraksiid
dc.subject.keywordminyak hati ikan cucutid
dc.subject.keywordpemurnianid
dc.subject.keywordrenderingid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record