Show simple item record

dc.contributor.advisorFariyanti, Anna
dc.contributor.authorSuminta, Budi Lesmana
dc.date.accessioned2017-05-31T06:29:41Z
dc.date.available2017-05-31T06:29:41Z
dc.date.issued2016
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/86356
dc.description.abstractKesadaraan akan bahaya yang timbul dari penggunaaan bahan kimia sintetis dalam pertanian, mendorong petani untuk mengurangi bahan kimia yang digunakan dalam budidaya. Daerah yang telah mengembangkan pertanian berkelanjutan adalah Kabupaten Bogor, dengan fokus pada komoditas padi sehat (semi-organik). Tujuan dalam penelitian ini untuk menganalisis perbandingan risiko produksi antara petani padi sehat dan petani anorganik. Data yang diperoleh dari petani padi sehat dan petani padi anorganik dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian menggunakan pendekatan hasil produksi dan struktur pendapatan petani. Hasil menunjukan bahwa produksi dari petani padi sehat lebih rendah daripada petani padi anorganik serta petani padi sehat memiliki risiko produksi lebih tinggi daripada petani padi anorganik. Kesimpulnya adalah sebagai produsen petani padi sehat memberikan pendapatan lebih sedikit dibandingankan petani padi anorganik.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcManagementid
dc.subject.ddcProductionid
dc.subject.ddc2016id
dc.subject.ddcBogor-JABARid
dc.titleRisiko Produksi Padi Sehat Dan Padi Anorganik Di Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor Jawaid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordpadi sehatid
dc.subject.keywordrisiko produksiid
dc.subject.keywordpendapatan petaniid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record