Show simple item record

dc.contributor.advisorHardjomidjojo, Hartrisari
dc.contributor.advisorDarmawan, M. Arif
dc.contributor.authorAripin, Muhamad Iqbal Zaenal
dc.date.accessioned2017-05-31T04:48:03Z
dc.date.available2017-05-31T04:48:03Z
dc.date.issued2016
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/86124
dc.description.abstractTeknik tata cara kerja merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan produktivitas suatu perusahaan. Penerapan teknik tata cara kerja mampu menciptakan sistem dan cara kerja terbaik dengan waktu kerja yang dapat menyeragamkan kecepatan karyawan. Tujuan penelitian ini adalah menentukan waktu standar pada sistem dan cara kerja terbaik yang dapat diterapkan oleh perusahaan dan menganalisis value added time serta non value added time proses produksi sari kurma. Metode yang digunakan untuk menganalisis sistem dan cara kerja yaitu dengan pembuatan peta kerja berdasarkan pengamatan langsung. Sistem dan cara kerja terbaik perlu ditunjang dengan penerapan waktu standar. Penentuan waktu standar dimulai dari pengamatan waktu siklus dengan stopwatch, pemberian faktor penyesuaian obyektif, penambahan faktor kelonggaran, dan validasi dengan membandingkan waktu standar yang diperoleh dari karyawan yang berbeda. Waktu standar yang diperoleh kemudian dipetakan kedalam Value Stream Mapping (VSM) untuk menganalisis value added time serta non value added time. Value added time kemudian dianalisis menggunakan takt time. Berdasarkan hasil analisis peta kerja terdapat dua usulan perbaikan. Perbaikan pertama yaitu menyatukan gudang buah kurma dengan storage, penggabungan dapat mengurangi perpindahan sebesar 8,37 meter. Perbaikan kedua yaitu mengurangi satu operator mesin blender, sehingga CV AMS dapat menghemat biaya satu tenaga kerja. Secara keseluruhan sistem dan cara kerja CV AMS dalam keadaan baik, maka penentuan waktu standar dapat dilakukan. Total waktu standar proses pembuatan dalam satu batch adalah 24 jam 19 menit. Berdasarkan hasil validasi, waktu standar dapat diterapkan karena selisih waktu standar dari karyawan yang berbeda kurang dari tingkat ketelitian (5%). Penerapan waktu standar dapat meningkatkan produktivitas CV AMS sebesar 23,88%. Hasil analisis VSM menunjukan bahwa, total value added time proses produksi sari kurma adalah 1427,903 menit. Usulan perbaikan yang dilakukan dapat mengurangi non value added time sebanyak 19,69% dari kondisi semula. Berdasarkan analisis takt time waktu standar lini pengemasan mampu memenuhi target produksi.id
dc.language.isoidid
dc.publisherBogor Agricultural University (IPB)id
dc.subject.ddcAgroindustrial technologyid
dc.subject.ddcExtractionid
dc.titleAplikasi Teknik Tata Cara Kerja Dalam Penentuan Waktu Standar Proses Pembuatan Sari Kurma Di CV AMSid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordWaktu standarid
dc.subject.keywordteknik tata cara kerjaid
dc.subject.keywordproduktivitasid
dc.subject.keywordtakt timeid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record