| dc.description.abstract | Ikan gabus (Channa striata) merupakan jenis ikan air tawar yang saat ini sudah dapat
dibudidayakan. Ikan gabus mempunyai potensi sebagai sumber biofarmaka. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui potensi ekstrak protein kasar ikan gabus alam dan budidaya
sebagai antioksidan dan antihipertensi. Metode ini dilakukan dengan mengukur kadar protein
dengan metode Bradford, identifikasi profil protein dengan metode SDS-PAGE, aktivitas
antioksidan dengan metode FRAP dan antihipertensi dengan penghambatan ACE. Penelitian
ini menggunakan uji T independen untuk menguji pengaruh perbedaan jenis ikan alam dan
budidaya terhadap komposisi proksimat, kadar protein, aktivitas antioksidan dan
antihipertensi. Konsentrasi protein ikan gabus budidaya (2,33±0,081 mg/mL) dan ikan gabus
alam (2,07±0,058 mg/mL). Profil protein dari ikan menunjukkan kesamaan dengan jumlah
pita hasil elektroforesis sebanyak 17 pita. Aktivitas antioksidan ekstrak protein ikan gabus
alam (83,73±0,613 μMol/ml) memiliki perbedaan yang nyata dengan ikan gabus budidaya
(92,77±1,600 μMol/ml). Ekstrak protein kasar ikan gabus budidaya (96,18±1,369%)
memiliki penghambatan ACE tidak berbeda nyata dengan ikan gabus alam (8,76±1,819%).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ikan gabus alam dan budidaya mempunyai
kemampuan sebagai antioksidan lemah dan antihipertensi dengan kekuatan sebesar 1/10
kekuatan obat antihipertensi komersial, kaptopril. | id |