| dc.description.abstract | Kekhawatiran tentang efek buruk pada makanan membuat konsumen
terlibat untuk mencari informasi pada saat melakukan pemilihan makanan.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh familiaritas pada makanan
dan keterlibatan konsumen terhadap pemilihan makanan. Penelitian ini dilakukan
di Institut Pertanian Bogor (IPB) yang melibatkan 288 mahasiswa PPKU IPB
yang dipilih secara cluster random sampling. Pengambilan data dilakukan dengan
menggunakan alat bantu kuesioner. Pengolahan data mencakup tahapan entry,
cleaning, editing, scoring, dan coding menggunakan program Microsoft Excel dan
SPSS 16.0. Analisis statistika menggunakan uji deskriptif, Independent Sample TTest,
uji korelasi, dan uji regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa familiaritas
pada makanan dan 4 dimensi keterlibatan konsumen (keterlibatan pada informasi
iklan layanan masyarakat, keterlibatan pada makanan, keterlibatan pengambilan
keputusan, keterlibatan konsumsi) berhubungan positif dan signifikan dengan 9
alasan pemilihan makanan. Selain itu, jenis kelamin dan uang saku berhubungan
negatif dan signifikan dengan alasan harga pada pemilihan makanan. Usia
berhubungan negatif dan signifikan dengan alasan kemudahan dalam pemilihan
makanan. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa faktor yang memengaruhi
pemilihan makanan adalah familiaritas pada makanan dan dimensi keterlibatan
pada informasi iklan layanan masyarakat, keterlibatan pada makanan, dan
keterlibatan konsumsi. Selain itu, faktor lain yang memengaruhi pemilihan
makanan adalah jenis kelamin dan usia. Laki-laki lebih mempertimbangkan
berbagai alasan pada saat melakukan pemilihan makanan. | id |