Pemanfaatan Limbah Nitrogen oleh Udang Vaname dan Ikan Nila yang Dipelihara dengan Sistem Ko-Kultur Berbasis Teknologi Bioflok dengan Kepadatan Ikan Nila yang Berbeda.
| dc.contributor.advisor | Suprayudi, Muhammad Agus | |
| dc.contributor.advisor | Ekasari, Julie | |
| dc.contributor.author | Pramudito, Bagus Mukmin | |
| dc.date.accessioned | 2017-05-03T04:55:49Z | |
| dc.date.available | 2017-05-03T04:55:49Z | |
| dc.date.issued | 2016 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/84156 | |
| dc.description.abstract | Peningkatan produksi udang melalui budidaya intensif, memiliki dampak pencemaran lingkungan berupa limbah organik yang didominasi oleh limbah nitrogen. Teknologi bioflok dapat mereduksi limbah nitrogen dengan cara penambahan karbon organik kedalam wadah perairan sehingga limbah nitrogen dapat dimanfaatkan oleh bakteri menjadi biomassa bakteri. Penambahan ikan nila sebagai biota sekunder dalam sistem terintegrasi dapat memanfaatkan bioflok yang berlebih dalam wadah sehingga kestabilan kualitas air dapat terjaga. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghitung kontribusi ikan nila merah Oreochromis niloticus sebagai biota sekunder dengan kepadatan yang berbeda dalam memanfaatkan limbah nitrogen pada budidaya udang vanamei Litopanaeus vannamei dengan sistem ko-kultur berbasis teknologi bioflok. Penelitian terdiri atas empat perlakuan yaitu perlakuan kontrol, ko-kultur udang dengan ikan nila dengan padat penebaran ikan nila sebanyak 10% biomassa udang (5 ekor per unit), ko-kultur udang dengan ikan nila dengan padat penebaran ikan nila 45% biomassa udang (22 ekor per unit) serta ko-kultur udang dengan ikan nila dengan padat penebaran ikan nila 90% biomassa udang (45 ekor per unit). Hasil kinerja produksi pada udang tidak berbeda nyata (P>0,05) pada setiap perlakuan. Biomassa akhir ikan nila berbeda nyata (P<0,05) dengan nilai tertinggi didapat pada perlakuan nila dengan kepadatan 45 ekor per unit yaitu 110 ± 8 g. Produktivitas serta total biomassa akhir terbaik diperoleh pada perlakuan nila kepadatan 45 ekor yaitu 919 ± 74 g/m2 dan 358 ± 29 g. Nilai efisiensi pakan total dan retensi protein tidak berbeda nyata (P>0,05) antara setiap perlakuan. | id |
| dc.language.iso | id | id |
| dc.publisher | IPB (Bogor Agricultural University) | id |
| dc.subject.ddc | Aquaculture | id |
| dc.subject.ddc | Fish breeding | id |
| dc.title | Pemanfaatan Limbah Nitrogen oleh Udang Vaname dan Ikan Nila yang Dipelihara dengan Sistem Ko-Kultur Berbasis Teknologi Bioflok dengan Kepadatan Ikan Nila yang Berbeda. | id |
| dc.type | Undergraduate Thesis | id |
| dc.subject.keyword | bioflok | id |
| dc.subject.keyword | limbah nitrogen | id |
| dc.subject.keyword | ko-kultur | id |
| dc.subject.keyword | udang vaname | id |
| dc.subject.keyword | ikan nila | id |
Files in this item
This item appears in the following Collection(s)
-
UF - Aquaculture [2294]

