| dc.description.abstract | Masalah yang umum pada peternakan domba di pedesaan adalah rendahnya
produktivitas. Salah satu faktor penyebabnya adalah manajemen pakan yang
kurang baik. Tujuan dari penelitian ini adalah mengevaluasi kecukupan zat
makanan pada peternakan domba di Desa Cibanteng dan Desa Cikarawang dan
mengetahui hubungannya dengan PBBH. Sampel domba yang digunakan dalam
penelitian ini adalah 12 ekor. Peubah yang diamati adalah komposisi jenis
hijauan, konsumsi pakan, PBBH, kandungan zat makanan, dan konsumsi zat
makanan. Data dianalisis dengan uji t dan uji koefisien korelasi Pearson. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa konsumsi BK, konsumsi PK, dan konsumsi TDN
pada domba muda di Desa Cibanteng dan Desa Cikarawang sudah memenuhi
standar kebutuhan. Konsumsi BK dan konsumsi TDN domba dewasa di Desa
Cibanteng dan Desa Cikarawang belum memenuhi standar kebutuhan.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah domba muda di Desa Cibanteng dan Desa
Cikarawang sudah mengonsumsi zat makanan yang sesuai dengan kebutuhannya
dan domba dewasa di Desa Cibanteng dan Desa Cikarawang secara umum belum
mengonsumsi zat makanan yang sesuai dengan kebutuhannya. Konsumsi zat
makanan (BK, PK, TDN) memiliki keeratan hubungan yang cukup dengan PBBH
pada domba muda di Desa Cibanteng dan Desa Cikarawang. Konsumsi BK dan
TDN memiliki keeratan hubungan yang cukup dengan PBBH namun konsumsi
PK memiliki keeratan hubungan yang rendah dengan PBBH pada domba dewasa
di Desa Cibanteng. Konsumsi zat makanan (BK, PK, TDN) memiliki keeratan
hubungan yang sangat rendah dengan PBBH pada domba dewasa di Desa
Cikarawang. | id |