Show simple item record

dc.contributor.advisorPurwaningsih, Sri
dc.contributor.advisorSalamah, Ella
dc.contributor.authorAnggriyanto, Darsasa Herdiana
dc.date.accessioned2015-08-03T03:59:16Z
dc.date.available2015-08-03T03:59:16Z
dc.date.issued2015
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/75860
dc.description.abstractMineral adalah salah satu komponen zat gizi penting yang diperlukan oleh tubuh. Unsur mineral berfungsi sebagai zat pembangun dan pengatur di dalam tubuh. Proses pengolahan sangat berpengaruh terhadap kelarutan mineral dan gizi bahan pangan karena terjadi perubahan bahan pangan oleh panas yang berakibat menurunnya nilai gizi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan kandungan mineral makro dan mineral mikro pada daging ikan glodok (Periophthalmodon schlosseri) akibat proses pengolahan panas, yang meliputi pengukusan, perebusan, dan perebusan dengan garam. Penentuan mineral dilakukan dengan AAS (Atomic Absorption Spectrophotometer). Hasil analisis mineral makro daging ikan glodok segar yang tertinggi adalah kalium sebesar 3428,73 mg/100 g (bk), sedangkan proses pengolahan yang menurunkan kalium terendah pada daging ikan glodok adalah pengukusan sebesar 2511,11 mg/100 g (bk). Kadar mineral mikro daging ikan glodok segar yang tertinggi adalah seng sebesar 5,30 mg/100 g (bk). Proses pengolahan yang menurunkan seng terendah pada daging ikan glodok adalah perebusan sebesar 2,41 mg/100 g (bk).en
dc.language.isoid
dc.subject.ddcFisheriesen
dc.subject.ddcFish productsen
dc.titlePerubahan Kandungan Mineral Daging Ikan Glodok (Periophtalmodon Schlosseri) Akibat Pengukusan Dan Perebusanen
dc.subject.keywordmineral makroen
dc.subject.keywordmineral mikroen
dc.subject.keywordpengolahanen
dc.subject.keywordikan glodoken


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record