Proceedings: Recent submissions
Now showing items 1201-1220 of 2793
-
Penggunaan Biopolimer di Dalam Industri
(1991)Biopolimer merupakan berbagai komponen hasil pertanian yang diperoleh, baik melalui proses ekstraksi, reaksi maupun proses mikrobiologis. Sifat spesifik yang ditunjukkan oleh polimer tersebut adalah sifatnya yang dapat ... -
Optimasi Pembuatan Protein Sel Tunggal Rhizopus sp. UQM 186F dari Ubikayu Segar
(1991)Rhizopus sp. UQM 186F dapat tumbuh dengan sangat baik pada ubikayu segar yang diparut. Varietas ubikayu yang digunakan dan cara penyiapannya mempengaruhi secara nyata sintesa protein. Varietas ADIRA I tanpa pengupasan kulit ... -
Peranan Bioteknologi pada Pengembangan Budidaya Jahe (Zingiber officinale Rosc)
(1991)Jahe Zingiber officinale Rosc.), di Indonesia tergolong dalam tanaman rempah dan obat. Jahe terutama varietas Gajah atau Badak, kini merupakan komoditas yang relatif prospektif. Hal ini disebabkan semakin meluasnya ... -
Produksi Polisakarida Mikrobial sebagai Bahan Baku Industri
(1991)Diketahui kurang lebih 200 spesies bakteri dan 150 spesies mikroba yang menghasilkan polisakarida yang bermanfaat untuk bahan baku industri. Beberapa diantara polisakarida dan mikroba penghasilnya antara lain: Xantan ... -
Peranan Bioteknologi dalam Pembangunan Perkebunan
(1991)Dalam kurun waktu satu dasawarsa terakhir pembangunan perkebunan telah mengalami perkembangan yang cukup menggembirakan, ditandai dengan laju pertumbuhan areal, produksi dan ekspor yang cukup tinggi. Disamping rekayasa ... -
Pemanfaatan Bioteknologi untuk Menunjang Pembangunan Perkebunan
(1991)Peran subsektor perkebunan dalam menciptakan pendapatan nasional dan persaingan yang semakin ketat antar sesama negara produsen bahan alam dijelaskan. Untuk menunjang pembangunan perkebunan, AP3I telah mengambil kebijaksanaan ... -
Pengaruh Beberapa Zat Tumbuh Sitokinin (BAP, Kinetin dan 2-IP) pada Perbanyakan Mikro Tanaman Rami
(1991)Pada saat ini banyak swasta yang berminat mengembangkan tanaman rami, sehingga memberikan dampak kebutuhan bibit yang semakin meningkat. Kultur jaringan dapat dipakai sebagai sarana perbanyakan untuk mengatasi kebutuhan ... -
Regenerasi Tanaman Lada Melalui Kultur Jaringan
(1991)Kultur jaringan pada tanaman lada (Piper nigrum L.) dipakai untuk membantu menyediakan bahan tanaman terutama dari varietas / klon unggul yang baru dilepas atau diintroduksi serta untuk penyediaan biakan in vitro yang ... -
Pemanfaatan Kulit Buah Kakao dan Kopi pada Pertanaman Kakao dan Kopi di PT.Perkebunan XXVI
(1991)Tanaman kakao. dan kopi merupakan budidaya yang dikelola PT. Perkebunan XXVI (persero) Jember di samplng tanaman karet, kelapa, cengkeh dan kapas.Dari kedua budidaya ini selain menghasilkan cokelat pasar dan kopi pasar, ... -
Kultur Jaringan Kelapa Sawit (Elaeis guineensis) di Pusat Penelitian Perkebunan Marihat
(1991)Tahapan perkembangan kultur jaringan kelapa sawit mulai dari pemilihan pokok induk (ortet) hingga terbentuknya planplet merupakan ha1 yang cukup rumit dan membutuhkan ketelitian. Kriteria yang menentukan keberhasilan kultur ... -
Perbanyakan Tanaman Sungkai (Peronema canescens JACK) dengan Teknik Kultur Jaringan
(1991)Sungkai adalah salah satu tanaman kehutanan yang sukar diperbanyak dengan metode konvensional. Penelitian ini bertujuan mendapatkan metode perbanyakan in vitro tanaman tersebut. Laju penggandaan tunas aksiler tertingqi ... -
Kultur Jaringan Rotan
(1991)Regenerasi rotan manau melalui teknik kultur jaringansebagai alternatif dalam usaha penyediaan bahan tanaman, telah dipelajari sejak tahun 1986. Regenerasi melalui organogenesis langsung, terjadi dengan menggunakan eksplan ... -
Status Penerapan teknologi In Vitro dalam Perbanyakan Tanaman Perkebunan
(1991)Untuk mengatasi kendala dalam penyediaan bibit unggul yang diperlukan dalam rangka perluasan areal perkebunan,Puslitbun Bogor sedang\mengembangkan teknologi in vitro bagi setiap komoditi utama perkebunan. Pengembangan ... -
Kultur In Vitro di Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia
(1991)Teknologi kultur in vitro telah dipelajari oleh Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia sejak tahun 1975. Teknologi ini dikembangkan untuk mendukung program pemuliaan tanaman tebu secara konvensional. ... -
Penerapan Teknologi In Vitro dalam Penyediaan Bibit Pisang
(1991)Pisang adalah komoditas yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan merupakan makanan pokok jutaan penduduk di daerah tropik. Kebijaksanaan pemerintah untuk meningkatkan ekspor non-migas dan mendiversifikasikan bahan pangan ... -
Perbanyakan Mikro Kopi Arabika Tehnik Induksi Tunas Adventif secara Langsung dan Penggandaan Tunas Aksilar
(1991)Program Pengembangan kopi arabika di Indonesia memerlukan sejumlah besar bahan tanam yang bermutu unggul. Sampai sekarang kebun benih tidak tidak dapat mencukupinya. dilain pihak pembiakan vegetatif tidak dapat menyediakan ... -
Fermentasi Etanol secara Sinambung dari Limbah Cairan Pulp Kakao dengann Sel Khamir Imobil
(1991)Limbah cairan pulp kakao merupakan limbah yang belum banyak dimanfaatkan. Limbah ini jumlahnya sekitar 10% dari berat basah biji kakao dan mengandung gula sekitar 10-15% sehingga dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan ... -
Kultur Jaringan Tanaman Industri
(1991)Tanaman industri meliputi berbagai komoditi dan banyak diantaranya telah diusahakan sebagai tanaman perkebunan baik dalam bentuk perkebunan besar maupun dalam perkebunan rakyat. Penelitian kultur jaringan pada tanaman ...

