Show simple item record

dc.contributor.advisorRusli, Meika Syahbana
dc.contributor.authorNuryanti, Athin
dc.date.accessioned2014-02-06T03:55:51Z
dc.date.available2014-02-06T03:55:51Z
dc.date.issued2013
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/67734
dc.description.abstractDistilasi molekuler atau disebut sebagai short path distillation (SPD) adalah teknologi pemisahan fraksi yang berbeda bobot molekul pada tekanan vakum tinggi dan suhu rendah untuk menghindari kerusakan. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh laju alir dan rentang suhu distilasi terhadap efektifitas pemisahan fraksi sitronellol dan geraniol. Penelitian ini dilakukan dua tahap: tahap pertama, menentukan laju alir yaitu 0.029 gr/detik dan 0.078 gr/detik, sedangkan tahap kedua menentukan rentang suhu distilasi antara 54-58 0C dan 64- 68 0C menggunakan laju alir terbaik dari penelitian tahap pertama. Proses distilasi molekuler dilakukan secara bertahap dan diatur pada tekanan 10-3 mbar, kenaikan suhu distilasi 2 0C setiap tahap, putaran rotor 200 rpm, dan suhu kondensor 10 0C. Hasil tahap pertama yang menunjukkan bahwa kadar total sitronellol dan geraniol tertinggi adalah laju alir 0.029 gr/detik. Hasil tahap kedua, didapatkan kadar total sitronellol dan geraniol tertinggi adalah pada rentang suhu 64-68 0C dengan kadar total 89.01% sebagai residu.en
dc.language.isoid
dc.titlePemisahan Fraksi Sitronellol dan Geraniol Minyak Sereh Wangi Menggunakan Distilasi Molekuleren
dc.subject.keyworddistilasi molekuleren
dc.subject.keywordshort path distillastionen
dc.subject.keywordminyak sereh wangien
dc.subject.keywordsitronellolen
dc.subject.keywordgeraniolen


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record