Identifikasi Keragaman Gen β-laktoglobulin pada Sapi Friesian- Holstein di Balai Pengembangan Perbibitan Ternak Sapi Perah Cikole, Lembang
Abstract
Kualitas susu sangat dipengaruhi oleh komposisi dan kadar protein yang dikandungnya. Protein dalam susu sapi terdiri dari dua jenis yaitu kasein dan whey. Protein utama dalam whey adalah β-laktoglobulin. Upaya perbaikan kualitas protein dapat dilakukan melalui pendekatan seleksi menggunakan penciri genetik pada tingkat DNA. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keragaman gen β-laktoglobulin terhadap materi berupa DNA ektsraksi menerapkan metode Polymerase Chain Reaction - Restriction Fragmen Length Polymorphism (PCR-RFLP). DNA ekstraksi berasal dari sampel darah diambil dari secara vena jugularis bersumber dari 88 ekor sapi perah induk laktasi Friesian Holstein (FH) di BPPT-SP Cikole, Lembang. Penelitian genotyping gen β-laktoglobulin ini berlangsung selama enam bulan di Laboratorium Genetika Ternak, bagian Genetika dan Molekuler Ternak, Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor. Frekuensi genotipe dan alel serta nilai heterozigositas dihitung menggunakan metode Nei (1987). Kesetimbangan alel dan genotipe berdasarkan hukum Hardy-Weinberg dihitung menerapkan uji chi-square. Genotyping gen β-laktoglobulin pada sapi FH bersifat polimorfik atau beragam. Ada dua tipe alel yang dideteksi, yaitu alel A dan B yang menghasilkan tiga tipe genotipe, yaitu AA, AB dan BB. Frekuensi alel A dan B adalah 0,40 dan 0,60. Nilai heterozigositas yang diperoleh sebesar 0,483. Hasil uji chi-square menunjukkan bahwa χ2 lebih kecil dari χ2 tabel yang artinya gen β-laktoglobulin dari sapi FH pengamatan berada dalam keseimbangan Hardy-Weinberg, dengan varian genotipe untuk AA, AB dan BB berurutan adalah 0,10, 0,60, dan 0,30.
