View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Economics and Management
      • UT - Management
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Economics and Management
      • UT - Management
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Analisis Manajemen Risiko Kredit pada PT ABC Finance dengan Metode Value at Risk (VaR)

      Thumbnail
      View/Open
      BAB I (404.7Kb)
      BAB II (390.1Kb)
      BAB III (417.5Kb)
      BAB IV (647.6Kb)
      Cover (392.1Kb)
      daftar pustaka (333.6Kb)
      Lampiran (621.7Kb)
      ringkasan (337.0Kb)
      Full text (1.172Mb)
      Date
      2011
      Author
      Yuliana, Rr. Retno Rizki Dini
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Perkembangan industri non perbankan yang terus menunjukkan tren positif terutama perasuransian dan perusahaan pembiayaan. Hal ini terjadi pula pada PT ABC Finance (nama perusahaan disamarkan) yang usahanya terus berkembang hingga saat ini telah memiliki 43 cabang dan berencana untuk menambah 14 cabang di tahun 2011. Meningkatnya penjualan mengindikasikan adanya potensi risiko kredit macet perusahaan akan semakin besar apabila tidak dikelola dengan baik. Terlihat pada meningkatnya jumlah Non Performing Loan (NPL) dari 1,15 persen pada tahun 2008 menjadi 7,40 persen pada tahun 2010. Pengelolaan risiko harus dilakukan sebaik-baiknya agar tidak menghambat pencapaian tujuan perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) menganalisis perkembangan jumlah kredit dan trennya yang terjadi di PT ABC Finance, (2) menganalisis perkembangan NPL dan trennya yang terjadi di PT ABC Finance, (3) menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya risiko kredit di PT ABC Finance, (4) menganalisis risiko kredit yang terjadi di PT ABC Finance. Penelitian dilaksanakan di Kantor Pusat PT ABC Finance yang berlokasi di Jl. Prof. Dr. Satrio, Jakarta.Data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui pengumpulan data dan wawancara langsung dengan pihak manajemen PT ABC Finance. Data sekunder diperoleh melalui data historis PT ABC Finance, studi pustaka, dan publikasi elektronik. Analisis data secara kuantitatif dilakukan dengan metode Value at Risk (VaR) dengan credit metrics. Penyaluran kredit PT ABC Finance trennya menunjukkan meningkat pada tahun 2008-2011. Pada Oktober 2011 diramalkan kredit yang disalurkan sebesar Rp 216.287.870.245,00, realisasi nilai kredit pada bulan September 2011 yaitu sebesar Rp 215.758.547.000,00. Tren untuk persentase NPL juga terlihat meningkat dari tahun 2008-2011. Pada Oktober 2011 diramalkan nilai NPL sebesar 7,58 persen, dan pada September 2011 persentase NPL sebesar 7,63 persen. Kebijakan kredit ditetapkan PT ABC Finance untuk mengurangi risiko kredit yang mungkin terjadi. Kebijakan kredit tersebut antara lain kredit diberikan untuk pembiayaan mobil baru dan bekas, jumlah kredit yang diberikan yaitu Rp 10 Juta sampai dengan Rp 200 Juta, jangka waktu pemberian kredit yaitu 12-48 bulan, bunga kredit bervariasi bergantung kepada jenis kendaraan dan tahun kendaraan, persentase down payment bervariasi berdasarkan jenis kendaraan dan tahun kendaraan, agunan berupa Bukti Kepemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB) dan Surat Keputusan (SK) Ijin Trayek untuk angkutan umum, serta persyaratan kredit yang perlu dilengkapi oleh calon nasabah. Faktor-faktor yang mempengaruhi risiko kredit PT ABC Finance antara lain terjadinya manipulasi data dan informasi, kualitas dan kuantitas SDM, penyalahgunaan agunan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, pengalihan agunan secar tidak resmi, angsuran yang dititipkan pada pihak yang tidak bertanggung jawab, serta faktor internal nasabah. Dari hasil perhitungan VaR diketahui bahwa kemungkinan kerugian terbesar yang dihadapi PT ABC Finance pada tahun 2010 dengan tingkat keyakinan 95persen adalah sebesar Rp 396.741.611.556,47 atau 16,24 persen dari total baki debet kredit. Kemungkinan kerugian yang terjadi dengan tingkat keyakinan 99 persen adalah sebesar Rp 396.741.611.556,47 atau 22,93 persen dari total baki debet kredit. Pengelolaan risiko kredit dilakukan sejak awal sebelum kredit diberikan kepada nasabah yaitu dimulai dari penilaian kelayakan calon nasabah, pengecekan kebsahan agunan dan kelengkapan berkas persyaratan. Upaya penanganan kredit yang dilakukan oleh PT ABC Finance diantaranya panggilan via telepon, pemberian Surat Peringatan (SP), penagihan, penghapusan denda, serta penarikan unit.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/54348
      Collections
      • UT - Management [3628]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository