| dc.description.abstract | Pengadaan buku pelajaran sekolah akan terus berkembang, seiring dengan jumlah cetakan yang meningkat pada semua jenis dan jenjang pendidikan. Oleh karena itu, bisnis buku pelajaran sekolah, peluangnya masih terbuka bagi usaha percetakan dan penerbit swasta seperti PT. Yudhistira Ghalia Indonesia (PT. YGI). Perusahaan pada umumnya meyakini bahwa salah satu yang mendukung kesuksesan suatu perusahaan dimulai dengan memaksimalkan kinerja karyawan. Kinerja yang baik terbentuk dari perilaku karyawan yaitu, inrole behavior dan extra role behavior. Inrole behavior yaitu perilaku yang hanya melakukan pekerjaan sesuai dengan tugas yang ada dalam job description sedangkan extra role behavior atau disebut juga dengan Organizational Citizenship Behavior (OCB) yaitu suatu perilaku positif di tempat kerja yang berpengaruh pada peningkatan kinerja organisasi dan berimplikasi pada tingkat turnover karyawan. Tujuan penelitian ini adalah untuk untuk menganalisis persepsi karyawan terhadap OCB dan tingkat turnover, menganalisis persentase tingkat turnover, menganalisis pengaruh antara OCB dengan tingkat turnover dan merekomendasikan alternatif upaya perbaikan yang perlu dilakukan perusahaan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni sampai Agustus 2011. Data primer diperoleh dari hasil wawancara dan penyebaran kuesioner. Data sekunder diperoleh dari buku dan literatur yang berkaitan dengan penelitian. Analisa data dilakukan dengan metode regresi linear berganda, uji F, uji-t, koefisien determinasi berganda, uji asumsi klasik, pengolahan data menggunakan software SPSS 11.5. Hasil penelitian ini adalah 1) Secara umum persepsi karyawan terhadap OCB telihat bahwa aspek conscientiousness memiliki bobot nilai rataan paling tinggi, artinya karyawan PT. YGI memiliki upaya sukarela untuk menjalankan pekerjaannya secara kreatif dan inovatif untuk meningkatkan kemampuannya dalam bekerja. 2) Persentase tingkat turnover tertinggi terjadi pada tahun 2010 yaitu sebesar 5,6 persen. Namun demikian, kondisi perusahaan selama tiga tahun terakhir berada dalam kondisi cukup sehat, hal ini ditandai dengan rendahnya persentase turnover pada tahun-tahun tersebut yaitu dibawah 25 persen (Hasibuan, 2001). 3) Dari hasil analisis berganda, diperoleh faktor yang paling berpengaruh terhadap turnover adalah faktor altruism yang merupakan suatu perilaku yang lebih mementingkan kepentingan orang lain yaitu sebesar 2,329. Nilai koefisien determinasi yang diperoleh sebesar 25,9 persen yang berarti bahwa 74,1 persen turnover bisa dijelaskan oleh variabel altruism,conscientiousness ,sportsmanship, civic virtue, courtesy sedangkan sisanya dijelaskan oleh sebab-sebab lain. Hasil uji pengaruh secara parsial menunjukkan bahwa hanya faktor altruism dan sportsmanship yang mampu menjelaskan variabel dependen turnover apabila variabel independen lainnya dikendalikan. 4) Begitu pentingnya OCB sehingga PT. YGI harus mengelolanya dengan cara melihat dan mengelola faktor utama yang memicu timbulnya OCB yaitu iklim dan budaya organisasi. | en |