Show simple item record

dc.contributor.authorAstuti, Retno Puji
dc.date.accessioned2011-09-20T02:29:22Z
dc.date.available2011-09-20T02:29:22Z
dc.date.issued2006
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/50586
dc.description.abstractOrganisasi adalah unit sosial (atau pengelompokkan manusia) yang sengaja dibentuk dan dibentuk kembali dengan penuh pertimbangan dalam rangka mencapai tujuan-tujuan tertentu (Parsons, 1960 dalam Etzioni, 1962). Ahmadiyah merupakan salah satu contoh organisasi yang oleh Azra dalam Zulkarnain (2005) digolongkan sebagai organisasi masyarakat keagamaan . Pernyataan ini didukung dengan adanya legalisasi berupa surat Departemen Dalam Negeri Republik Indonesia Direktorat Jendral Sosial Politik dengan nomor 363.4/DPM/Sos/93, Perihal Keberadaan Organisasi Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI). Berangkat dan hakekat organisasi dalam mencapai tujuannya ini ternyata tidak dapat dinilai hanya dari pencapaian produktivitas atau perolehan material saja (Robbins, 1996). Indikator lain yang tak kalah pentingnya adalah berupa iklim komunikasi organisasi.en
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.titleHubungan karakteristik partisipan dan konflik eksternal organisasi dengan iklim komunikasi organisasi (kasus organisasi keagamaan jemaat ahmadiyah indonesia (JAI), Desa Ciherang, Kecamatan Dermaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat)en


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record