Show simple item record

dc.contributor.authorSukardi
dc.date.accessioned2011-07-07T03:54:57Z
dc.date.available2011-07-07T03:54:57Z
dc.date.issued2011
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/47496
dc.description.abstractAmoniak (NH3) merupakan gas yang sangat berbau, sangat mudah terbang sehingga sangat mengganggu pernafasan dan menyebabkan perih di mata. Ketika amoniak ini teroksidasi menjadi nitrit akan bersifat toksik dan dapat menyebabkan keracunan. Teknologi pengolahan limbah gas dengan menggunakan biofilter telah banyak diaplikasikan oleh berbagai industri sebagai salah satu metode yang dapat diandalkan, sederhana, murah, mudah didapat, dan digunakan. Faktor utama yang menjadi penentu keberhasilan penggunaan biofilter dalam mendegradasi sanyawa polutan target adalah kondisi fisika, kimia dan mikrobiologi bahan pengisi. Bahan pengisi yang baik harus mempunyai beberapa karakteristik tertentu sehingga dapat digunakan sebagai biofilter, diantaranya jumlah pori-pori yang banyak dan mampu menopang kehidupan mikroorganisme. Bahan pengisi berupa tanah, kompos bokashi, dan serasah daun karet merupakan jenis bahan pengisi organik yang sangat murah dan mudah didapat.en
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.titleKarakteristik fisik dan kimia campuran tanah, kompos bokashi, dan serasah daun karet terhadap penyerapan gas amoniak (NH3)en


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record