Show simple item record

dc.contributor.advisorMulyorini R.
dc.contributor.advisorHadi, Upik Kesumawati
dc.contributor.authorPrasetyo, Arief Budi
dc.date.accessioned2011-07-06T08:08:35Z
dc.date.available2011-07-06T08:08:35Z
dc.date.issued2011
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/47309
dc.description.abstractNyamuk mempunyai peranan dalam kehidupan manusia karena dapat menjadi vektor utama suatu penyakit. Salah satunya adalah Aedes aegypti yang merupakan vektor penyakit demam berdarah (Dengue Haemorrhagic Fever). Insektisida kimia sintetik sering digunakan untuk menghindari gigitan nyamuk. Penggunaan insektisida tersebut dapat menyebabkan vektor menjadi resisten dan berdampak negatif terhadap lingkungan. Insektisida nabati merupakan alternatif yang ramah lingkungan dan relatif tidak menyebabkan resistensi. Nilam (Pogostemon cablin Benth) merupakan salah satu jenis tanaman minyak atsiri dapat digunakan sebagai insektisida. Mengingat manfaatnya sebagai pengendali populasi serangga, maka minyak nilam mempunyai prospek yang cukup baik untuk dikembangkan sebagai salah satu bahan baku insektisida.en
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.titleFormulasi antinyamuk spray menggunakan bahan aktif minyak nilamen


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record