Show simple item record

dc.contributor.authorRatri Prastikasari P.
dc.date.accessioned2010-07-13T08:18:41Z
dc.date.available2010-07-13T08:18:41Z
dc.date.issued2000
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/32560
dc.description.abstractMinyak bumi merupakan sumber pencemar lingkungan hidup yang berbahaya baik secara langsung maupun tidak langsung. Pencemaran lingkungan perairan akibat buangan atau limbah minyak bumi dapat menyebabkan terjadinya gangguan ekosistem pada lingkungan serta merupakan bahaya besar bagi flora dan fauna. Kondisi ini terjadi karena minyak bumi mengandung 50 - 90 persen hidrokarbon yang bersifat toksik dan dalam beberapa kasus bersifat karsinogenik, baik terhadap hewan maupun manusia. Salah satu metode penanganan pencemaran minyak bumi yang akhir-akhir ini dikembangkan adalah metode biologis dengan memanfaatkan mikroba untuk mendegradasi minyak bumi yang mencemari lingkungan (bioremediasi). Penguraian hidrokarbon oleh mikroba ini merupakan metode alternatif yang aman, sebab polutan dapat diuraikan menjadi bahan-bahan yang tidak berbahaya seperti CO2 dan H20. Metode biologis yang digunakan selain dapat mendegradasi cemaran minyak bumi, juga dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan biosurfaktan.id
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.titlePengaruh Hidrokarbon sebagai Sumber Karbon terhadap Prtumbuhan, Produksi Rhamnolipida serta Aktivitas Degradasi Hidrokarbon Oleh Pseudomonas earuginosaid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record