| dc.description.abstract | Protein beras mempunyai nilai gizi terbaik diantara protein serelia lainnya, namun kandungannya dalam beras cukup rendah (6.9 - 11.6%), sehinqqa belum memenuhi batas minimal kadar pr0tei.n untuk makanan bayi menurut Proteincalory Advisory Group (1971) sebesar 15 persen. Penqqunaan tepunq beras sebagai bahan makanan bayi tanpa penambahan sumber protein lainnya akan menimbulkan masalah qizi kekurangan protein. Pembuatan tepunq beras berkonsentrat protein yang dikenal dengan tepunq Beras Kaya Protein (BKP) merupakan salah satu usaha untuk menqatasi masalah tersebut, sekaliqus sebaqai alternatif pemanfaatan beras jika terjadi surplus produksi. | id |