Show simple item record

dc.contributor.authorSetiadi, Aulia Natalia Sari
dc.date.accessioned2010-05-17T04:27:30Z
dc.date.available2010-05-17T04:27:30Z
dc.date.issued2000
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/22341
dc.description.abstractSejak beberapa abad yang lalu, manusia telah memanfaatkan ikan sebagai salah satu bahan pangan yang banyak mengandung protein. Protein ikan sangat diperlukan oleh manusia karena kandungan asam amino esensial yang lengkap dan seimbang sehingga susunannya menyerupai susunan protein pada tubuh manusia. Fermentasi ikan merupakan cara pengolahan untuk memperpanjang umur simpan dan meningkatkan cita rasa ikan. Bentuk pengolahan ikan secara fermentasi yang belum banyak diteliti adalah bekasam. Produk bekasam berasal dari daerah Sumatra dan Kalimantan, terutama di Kalimantan Selatan. Bahan baku bekasam adalah ikan air tawar yang umumnya hidup di sungai. Salah satu ikan yang cukup dikenal sebagai bahan baku bekasam adalah ikan Tawes (Puntius javanicus).id
dc.publisherIPB (Bogor Agricultural University)
dc.titleMempelajari Penggunaan Cairan Pikel Ketimun sebagai Sumber Bakteri Asam Laktat pada Pembuatan Bekasam Ikan Tawes (Puntius javanicus)id


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record