| dc.description.abstract | Tumpahan minyak bumi pada ekosistem mangrove dapat menghambat
pertumbuhan tanaman, menurunkan kualitas perairan, dan mengganggu biodegradasi alami. Oil Spill Dispersant (OSD) digunakan untuk mendispersikan minyak menjadi droplet berukuran lebih kecil sehingga lebih mudah didegradasi mikroorganisme. Penelitian ini bertujuan menentukan Dispersant to Oil Ratio (DOR) Bio-OSD terbaik dalam menurunkan Total Petroleum Hydrocarbon (TPH) pada akar Rhizophora mucronata serta mengevaluasi pengaruhnya terhadap kualitas air. Penelitian menggunakan tiga perlakuan DOR, yaitu 0:1, 0,5:1, dan 1:1, pada sistem simulasi mangrove dalam kontainer 40 L berisi tanah, air laut, dan mangrove berumur 18 bulan. Minyak bumi jenis medium ditambahkan sebanyak 1% (v/v), kemudian diaplikasikan Bio-OSD berbasis MES dan DEA dengan perbandingan 7:3. Parameter yang diamati meliputi TPH, COD, DO, pH, dan suhu. TPH dan COD dianalisis menggunakan One-Way ANOVA, sedangkan DO, pH, dan suhu dianalisis secara deskriptif berdasarkan tren perubahan. Hasil menunjukkan bahwa DOR berpengaruh nyata terhadap penurunan TPH dan COD, dengan DOR 0,5:1 memberikan kinerja terbaik. Kondisi DO, pH, dan suhu masih mendukung proses biodegradasi. Dengan demikian, DOR 0,5:1 merupakan perlakuan terbaik untuk meningkatkan efektivitas remediasi minyak bumi pada sistem simulasi mangrove. | |