Show simple item record

dc.contributor.advisorTrisyulianti, Erlin
dc.contributor.authorAlfairuz, Fahmi Azhar
dc.date.accessioned2026-08-19T02:27:21Z
dc.date.available2026-08-19T02:27:21Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179689
dc.description.abstractTransformasi keberlanjutan pada industri perkebunan menuntut integrasi aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan dalam aktivitas organisasi serta kesiapan karyawan dalam mendukung perubahan. Penelitian ini bertujuan menganalisis budaya organisasi Existing dan Preferred, tingkat kesiapan karyawan untuk berubah, serta pengaruh keduanya terhadap kesiapan karyawan di PT XYZ. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei terhadap 100 karyawan dengan purposive sampling. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif, paired sample t-test, dan PLS-SEM. Hasil menunjukkan kecenderungan karyawan mendukung perubahan, tercermin dari perilaku promoting dan participating yang lebih kuat dibandingkan resisting. Terdapat perbedaan signifikan antara budaya Existing dan Preferred. Budaya Existing didominasi Market dan Hierarchy, sedangkan Preferred mengarah pada Clan dan Adhocracy. Kedua kondisi budaya berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan karyawan untuk berubah. Temuan ini menunjukkan perlunya penguatan budaya yang kolaboratif dan adaptif untuk mendukung transformasi keberlanjutan
dc.description.abstractSustainability transformation in the plantation industry required integrating economic, social, and environmental aspects into organizational activities and employee readiness to support change. This study aimed to analyze Existing and Preferred organizational cultures, employee readiness for change, and the effects of both cultural conditions on readiness at PT XYZ. A quantitative survey was conducted with 100 employees selected through purposive sampling. Data were analyzed using descriptive analysis, paired sample t-test, and PLS-SEM. The results showed that employees tended to support change, with promoting and participating behaviors stronger than resisting. Significant differences were found between Existing and Preferred cultures. Existing culture was dominated by Market and Hierarchy, while Preferred culture shifted toward Adhocracy and Clan. Both cultures positively and significantly affected employee readiness for change. These findings highlighted the importance of strengthening a collaborative and adaptive culture to support sustainability transformation.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePengaruh Budaya Organisasi terhadap Kesiapan Karyawan untuk Berubah dalam Transformasi Keberlanjutan pada PT XYZid
dc.title.alternativeThe Effect of Organizational Culture on Employees’ Readiness For Change during The Sustainability Transformation of PT XYZ
dc.typeSkripsi
dc.subject.keywordbudaya organisasiid
dc.subject.keywordkesiapan untuk berubahid
dc.subject.keywordTransformasi Keberlanjutanid
dc.subject.keywordKaryawanid
dc.subject.keywordBUMN Perkebunanid
dc.subtypeUndergraduate Theses


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record