Stresor Harian, Dukungan Sosial, dan Aktualisasi Diri Lansia Janda
Abstract
Indonesia tengah mengalami transisi demografi menuju masyarakat menua yang ditandai dengan meningkatnya proporsi penduduk lanjut usia. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan dan pengaruh karakteristik individu, stresor harian, serta dukungan sosial terhadap aktualisasi diri pada 61 lansia janda cerai mati dan cerai hidup berusia 60–70 tahun di Sekolah Lansia Bahagia, Kota Bandung. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan desain cross-sectional dan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara langsung dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif, independent t-test, korelasi Pearson, serta regresi linear berganda menggunakan IBM SPSS 30. Hasil korelasi menunjukkan bahwa pendidikan dan pendapatan berhubungan negatif dengan stresor harian, sedangkan usia berhubungan negatif dan pendidikan berhubungan positif dengan aktualisasi diri. Tidak ditemukan hubungan signifikan antara karakteristik lansia maupun stresor harian dengan dukungan sosial. Hasil regresi menunjukkan bahwa kepemilikan tempat tinggal dan pendidikan berpengaruh positif signifikan terhadap aktualisasi diri. Stresor harian meningkatkan penerimaan diri, tetapi menurunkan pengembangan diri. Sementara itu, pengakuan diri dalam dukungan sosial berpengaruh positif terhadap pengembangan diri. Indonesia is undergoing a demographic transition toward an aging society, marked by a growing proportion of older adults. This study examined the relationships and effects of individual characteristics, daily stressors, and social support on self-actualization among 61 widowed and divorced older women aged 60–70 years attending the Sekolah Lansia Bahagia in Bandung City. A quantitative explanatory approach with a cross-sectional design and purposive sampling was employed Data were collected through interviews and analyzed using IBM SPSS 30. The correlation analysis showed that education and income were negatively associated with daily stressors, while age was negatively associated and education positively associated with self-actualization. No significant associations were found between older adults’ characteristics or daily stressors and social support. Regression results indicated that home ownership and education had significant positive effects on self-actualization. Daily stressors positively predicted self-acceptance but negatively predicted self-development,

