Pengaruh Intellectual Capital terhadap Kinerja Keuangan pada Perusahaan Sektor Teknologi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2021–2025
Abstract
Sektor teknologi sangat bergantung pada aset tidak berwujud, sehingga pengelolaan intellectual capital menjadi penting untuk mempertahankan kinerja keuangan di tengah tekanan penurunan pendanaan dan pemutusan hubungan kerja. Penelitian ini menganalisis pengaruh intellectual capital terhadap kinerja keuangan perusahaan sektor teknologi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2025. Pendekatan yang digunakan bersifat kuantitatif dengan data sekunder dari laporan keuangan tahunan 28 perusahaan yang dipilih melalui purposive sampling dan dianalisis menggunakan regresi data panel. Hasil penelitian menunjukkan kinerja intellectual capital antarperusahaan cenderung terpolarisasi, sementara kinerja keuangan menunjukkan tren menurun. Secara statistik, hanya Value Added Capital Employed (VACA) yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas (koefisien 0,60; probabilitas 0,0000), sedangkan Value Added Human Capital (VAHU) dan Structural Capital Value Added (STVA) tidak signifikan, dengan Adjusted R² sebesar 0,225. Efisiensi pengelolaan modal fisik dan finansial merupakan pendorong profitabilitas yang paling konsisten dibandingkan komponen intellectual capital lainnya. The technology sector depends heavily on intangible assets, making intellectual capital management important for sustaining financial performance amid funding declines and layoffs. This study analyzes the effect of intellectual capital on financial performance in technology companies listed on the Indonesia Stock Exchange over the 2021–2025 period. It uses a quantitative approach with secondary data from the annual financial reports of 28 companies selected through purposive sampling and analyzed using panel data regression. The results show that intellectual capital performance across these companies tends to be polarized, while financial performance exhibited a declining trend. Statistically, only Value Added Capital Employed (VACA) had a positive and significant effect on profitability (coefficient 0.60; probability 0.0000), whereas Value Added Human Capital (VAHU) and Structural Capital Value Added (STVA) were not significant, with an Adjusted R² of 0.225. Efficient management of physical and financial capital is therefore the most consistent driver of profitability among intellectual capital components.
Collections
- UF - Management [3737]

