| dc.description.abstract | Tandan kosong kelapa sawit (TKKS) merupakan limbah padat industri kelapa
sawit yang berpotensi diolah menjadi biochar sebagai produk bernilai tambah dan
pembenah tanah. Penelitian ini bertujuan menganalisis rancangan pabrik biochar
berbahan baku TKKS di PT Agrinas Palma Nusantara dari aspek teknis dan
teknologi serta finansial, serta mengevaluasi potensi pemanfaatan biochar secara
internal untuk mengefisienkan penggunaan pupuk NPK. Proses produksi dirancang
menggunakan teknologi pirolisis pada suhu 300°C dengan kapasitas bahan baku
sebesar 8.200 kg/jam dan menghasilkan biochar sebesar 1.135,70 kg/jam.
Berdasarkan waktu operasi pabrik, produksi biochar mencapai 5.451.360 kg/tahun
dengan Harga Pokok Produksi (HPP) sebesar Rp1.818/kg. Hasil analisis finansial
pada harga jual Rp2.400/kg menunjukkan nilai NPV sebesar Rp3.426.856.956, IRR
sebesar 18,57%, Net B/C sebesar 1,29, dan Payback Period selama 3 tahun 10 bulan
sehingga investasi dinyatakan layak. Pada harga jual Rp2.100/kg, proyek belum
memenuhi kriteria kelayakan dengan NPV sebesar -Rp5.164.225.107, IRR -7,92%,
Net B/C 0,56, dan Payback Period 9 tahun 5 bulan. Pemanfaatan biochar secara
internal dengan dosis 10 kg/pokok/tahun memungkinkan pengurangan dosis pupuk
NPK dari 10 menjadi 7 kg/pokok/tahun. Penggunaan tersebut menghasilkan
penghematan biaya pemupukan sebesar Rp791.520/ha/tahun atau 7,28%, dengan
kapasitas produksi yang dapat melayani area sekitar 4.008,35 ha/tahun dan
menghasilkan potensi penghematan sebesar Rp3.172.691.520/tahun. Selain itu,
pengolahan TKKS menjadi biochar berpotensi menghasilkan kredit karbon sebesar
5.560,16 tCO2e/tahun dengan estimasi nilai ekonomi Rp374.793.920/tahun. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa rancangan pabrik memiliki kelayakan finansial
pada harga jual Rp2.400/kg dan pemanfaatan internal biochar memberikan manfaat
ekonomi melalui efisiensi penggunaan pupuk NPK di PT Agrinas Palma Nusantara.. | |