| dc.description.abstract | Pemantauan performa pemeliharaan dan keandalan mesin di Divisi Engineering PT XYZ masih bergantung pada rekapitulasi manual sehingga informasi performa baru tersedia setelah data dikumpulkan dan diolah kembali. Penelitian ini bertujuan merancang Modul Reliability Metrics yang mengintegrasikan pengolahan data pemeliharaan dengan penyajian informasi evaluatif melalui dashboard. Pengembangan dilakukan menggunakan metode desain keteknikan dengan kerangka System Development Life Cycle berdasarkan data pemeliharaan Januari–Desember 2025. Evaluasi rancangan dilakukan melalui pengujian mockup, black-box testing, verifikasi perhitungan, analisis perbandingan kondisi tanpa dan dengan sistem, serta User Acceptance Test (UAT). Modul menghasilkan total downtime sebesar 282,8 jam, frekuensi kerusakan sebanyak 267 kejadian, Key Performance Index (KPI) downtime sebesar 7,15%, Mean Time to Repair sebesar 1,1 jam, dan Mean Time Between Failures sebesar 14,8 jam. Black-box testing menunjukkan seluruh fungsi berjalan sesuai kebutuhan dengan keberhasilan 100%, sedangkan verifikasi perhitungan menunjukkan kesesuaian 100% terhadap perhitungan manual. Hasil UAT terhadap lima pengguna memperoleh skor 84,25% dan termasuk kategori sangat baik. Analisis perbandingan menunjukkan bahwa modul mengubah proses evaluasi yang sebelumnya bergantung pada rekapitulasi berkala menjadi pengolahan informasi secara terintegrasi setelah data pemeliharaan disimpan. Dengan demikian, Modul Reliability Metrics mampu meningkatkan keterpusatan, konsistensi, dan visibilitas informasi untuk mendukung evaluasi performa pemeliharaan dan penentuan prioritas mesin. | |