Show simple item record

dc.contributor.advisorHapsari, Dwi Retno
dc.contributor.advisorWibowo, Dr drs Cahyono Tri
dc.contributor.authorInaroh, Iin
dc.date.accessioned2026-08-15T01:16:26Z
dc.date.available2026-08-15T01:16:26Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/179157
dc.description.abstractPermasalahan sampah merupakan isu strategis pembangunan berkelanjutan, di mana pada tahun 2025 tercatat 40,2% sampah nasional tidak terkelola dengan baik, dan 53,7% di antaranya berasal dari rumah tangga. Di Kota Cilegon, pertumbuhan penduduk meningkatkan beban TPA hingga mencapai 300 ton sampah per hari. Pengelolaan sampah bukan sekadar masalah teknis, melainkan masalah sosial yang membutuhkan partisipasi masyarakat melalui inovasi seperti bank sampah. Penelitian ini mengidentifikasi bahwa rendahnya partisipasi sering terjadi karena kurangnya konsistensi dalam pemilahan dan kehadiran di bank sampah. Oleh karena itu, penelitian ini menggunakan perspektif Theory of Planned Behavior (TPB) untuk melihat bagaimana komunikasi lingkungan berperan dalam membentuk sikap, norma subjektif, dan kontrol perilaku masyarakat. Rumusan masalah difokuskan pada pengaruh komunikasi lingkungan, faktor internal (pendidikan, motivasi), dan faktor eksternal (dukungan pemerintah, sarana) terhadap tingkat partisipasi masyarakat. Tujuan utama penelitian adalah menganalisis pengaruh komunikasi lingkungan, faktor internal, dan faktor eksternal secara parsial maupun simultan terhadap partisipasi masyarakat dalam program bank sampah. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode survei eksplanatif, didukung data kualitatif. Lokasi & waktu: Bank Sampah Menderma, Cilegon, pada Maret – Mei 2026 Sampel: 75 responden yang merupakan anggota atau nasabah bank sampah. Analisis Data: Regresi linear berganda, uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, serta uji t dan uji F menggunakan perangkat lunak statistik. Berdasarkan analisis data, ditemukan beberapa poin penting : Pertama, Karakteristik Responden: Mayoritas partisipan adalah perempuan (73,3%), usia produktif 41-50 tahun (53,3%), berpendidikan SMA (46,7%), dan bekerja sebagai Ibu Rumah Tangga (60%). Kedua, Pengaruh Komunikasi Lingkungan: Berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap partisipasi. Pesan yang jelas, media yang mudah diakses, dan kredibilitas pengelola terbukti meningkatkan keterlibatan masyarakat. Ketiga, Pengaruh Faktor Internal : Tidak berpengaruh signifikan secara parsial terhadap partisipasi. Motivasi pribadi dan pengetahuan individu belum menjadi penggerak utama partisipasi di lokasi ini. Keempat Pengaruh Faktor Eksternal: Berpengaruh positif dan signifikan secara parsial. Dukungan pemerintah, peran tokoh masyarakat, dan ketersediaan sarana prasarana merupakan pendorong kuat partisipasi. Kelima, Pengaruh Simultan: Secara bersama-sama, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap partisipasi masyarakat dengan nilai kontribusi sebesar 62,2%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa komunikasi lingkungan yang efektif melalui edukasi dan sosialisasi secara langsung meningkatkan partisipasi masyarakat. Partisipasi masyarakat lebih banyak dipengaruhi oleh faktor eksternal dan proses komunikasi dibandingkan dorongan internal individu semata. Keberhasilan bank sampah memerlukan sinergi antara komunikasi yang persuasif, dukungan lingkungan sosial yang kondusif, dan ketersediaan fasilitas yang memadai. Adapun saran yang diajukan pada penlitian ini adalah pengelola bank sampah perlu meningkatkan intensitas komunikasi interpersonal dan inovasi program seperti pemberian penghargaan. Pemerintah/Stakeholder diharapkan memperkuat regulasi, memberikan bantuan sarana prasarana, dan meningkatkan kolaborasi lintas sektor. Masyarakat Diharapkan membangun kesadaran bahwa pengelolaan sampah adalah tanggung jawab bersama untuk keberlanjutan lingkungan.
dc.description.sponsorshipUniversitas Djuanda
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleKomunikasi Lingkungan pada Bank Sampah dalam Meningkatkan Partisipasi Masyarakat pada Pengelolaan Sampah Rumah Tangga di Kota Cilegonid
dc.title.alternativeEnvironmental Communication at Waste Banks to Increase Community Participation in Household Waste Management in Cilegon city.
dc.typeTesis
dc.subject.keywordbank sampahid
dc.subject.keywordkeberlanjutan lingkungan,id
dc.subject.keywordKomunikasi Lingkunganid
dc.subject.keywordpartisipasi masyarakatid
dc.subject.keywordPengelolaan sampahid
dc.subtypeTheses


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record