Pengaruh Keharmonisan Keluarga dan Konsep Diri terhadap Preferensi Pemilihan Pasangan pada Dewasa Muda Pekerja
Abstract
Penurunan tren pernikahan mencerminkan kompleksitas proses pemilihan pasangan. Penelitian kuantitatif eksplanatori ini menganalisis pengaruh keharmonisan keluarga dan konsep diri terhadap preferensi pasangan pada dewasa muda pekerja di perkotaan dan perdesaan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa konsep diri dan preferensi berada pada kategori sedang, sementara keharmonisan keluarga pada kategori tinggi. Konsep diri berbeda signifikan berdasarkan wilayah dan preferensi pemilihan pasangan berbeda berdasarkan jenis kelamin dan jenis keluarga. Pendapatan berkorelasi positif dengan konsep diri dan keharmonisan keluarga. Keharmonisan keluarga berpengaruh signifikan terhadap konsep diri dan preferensi, tetapi konsep diri tidak berpengaruh langsung maupun mediasi. Hubungan paling kuat di perkotaan yaitu pada dimensi resolusi konflik dan di perdesaan pada identitas keluarga. Berdasarkan analisis MGA tidak ditemukan bahwa wilayah, jenis kelamin, dan jenis keluarga memoderasi pengaruh keharmonisan keluarga dan konsep diri terhadap preferensi pemilihan pasangan. Temuan ini menegaskan keharmonisan keluarga asal lebih menentukan preferensi pemilihan pasangan daripada faktor psikologis individu, sehingga penguatan resolusi konflik dan identitas keluarga direkomendasikan untuk program pendidikan pranikah dan ketahanan keluarga. The declining trend in marriage rates reflects the complexity of the partner selection process. This explanatory quantitative study analyzes the influence of family harmony and self-concept on partner preferences among young working adults in urban and rural areas. The findings indicate that self-concept and partner preferences fall into the moderate category, while family harmony falls into the high category. Self-concept differs significantly by region, and partner selection preferences differ by gender and family type. Income is positively correlated with self-concept and family harmony. Family harmony has a significant effect on self-concept and preferences, but self-concept has no direct or mediating effect. The strongest relationship in urban areas is in the dimension of conflict resolution, and in rural areas, it is in family identity. Based on the MGA analysis, it was not found that region, gender, and family type moderate the effects of family harmony and self concept on partner selection preferences. These findings confirm that family harmony is a stronger determinant of partner selection preferences than individual psychological factors; therefore, strengthening conflict resolution and family identity is recommended for premarital education and family resilience programs.

