| dc.contributor.advisor | Rizkillah, Risda | |
| dc.contributor.author | Dewi, Bintang Kirana Permata | |
| dc.date.accessioned | 2026-08-14T07:12:01Z | |
| dc.date.available | 2026-08-14T07:12:01Z | |
| dc.date.issued | 2026 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/178906 | |
| dc.description.abstract | Sistem kerja hybrid turut menghadirkan tantangan baru dalam dinamika kehidupan, khususnya pada keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional yang bertujuan untuk menganalisis pengaruh stres kerja dan pola komunikasi terhadap kepuasan pernikahan pada keluarga dengan pekerja hybrid. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 100 orang yang bekerja secara hybrid, berasal dari keluarga dual-earner, dan memiliki anak usia 0-6 tahun. Hasil uji regresi menunjukkan bahwa stres kerja berpengaruh negatif signifikan terhadap kepuasan pernikahan. Pola komunikasi dimensi interaksi positif juga berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasan pernikahan. Karakteristik seperti usia responden dan pendapatan per bulan berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasan pernikahan. Temuan ini mengindikasikan perlunya intervensi keluarga yang berfokus pada manajemen stres kerja serta penguatan komunikasi positif untuk meningkatkan kepuasan pernikahan pada keluarga dengan pekerja hybrid. | |
| dc.description.abstract | The implementation of hybrid work systems introduces new challenges to the dynamics of daily life, particularly within families. This study employs a quantitative approach with a cross-sectional design aimed at analyzing the influence of work stress and communication patterns on marital satisfaction among families with hybrid workers. The sampling technique used was purposive sampling, with a total sample of 100 individuals who work in hybrid systems, come from dual-earner families, and have children aged 0–6 years. Regression analysis indicated that work stress has a significant negative effect on marital satisfaction. For communication patterns, the positive interaction dimension demonstrated a significant positive effect on marital satisfaction. Demographic characteristics such as participant age and monthly income also showed a significant positive effect on marital satisfaction. These findings suggest the need for family-based interventions targeting work stress management and the strengthening of positive communication to enhance marital satisfaction among families with hybrid workers. | |
| dc.description.sponsorship | | |
| dc.language.iso | id | |
| dc.publisher | IPB University | id |
| dc.title | Pengaruh Stres Kerja dan Pola Komunikasi terhadap Kepuasan Pernikahan pada Pekerja Hybrid | id |
| dc.title.alternative | | |
| dc.type | Skripsi | |
| dc.subject.keyword | dual earner | id |
| dc.subject.keyword | Kepuasan pernikahan | id |
| dc.subject.keyword | pekerja hybrid | id |
| dc.subject.keyword | Pola Komunikasi | id |
| dc.subject.keyword | stres kerja | id |
| dc.subtype | Undergraduate Theses | |