Show simple item record

dc.contributor.advisorFauzi, Ichsan Achmad
dc.contributor.advisorEkasari, Julie
dc.contributor.authorROBBANI, MUHAMMAD FADHIL
dc.date.accessioned2026-08-14T06:22:49Z
dc.date.available2026-08-14T06:22:49Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/178777
dc.description.abstractPakan merupakan komponen biaya terbesar, mencapai 85-98% dari total biaya operasional, sehingga pengembangan pakan mandiri berbahan baku lokal menjadi salah satu alternatif untuk menekan biaya produksi. Penelitian ini bertujuan membandingkan performa pertumbuhan ikan patin (Pangasianodon hypophthalmus) yang diberi pakan mandiri dengan suplementasi enzim fitase, mineral mix, vitamin C, dan asam sitrat. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap dengan tujuh perlakuan dan empat ulangan yang meliputi satu perlakuan pakan komersial sebagai kontrol, dan enam perlakuan pakan mandiri dengan suplementasi enzim fitase, mineral mix, vitamin C dan asam sitrat. Tahap pemeliharaan awal dilakukan untuk pembesaran selama dua bulan menggunakan ikan berukuran sekitar 5 cm yang dipelihara dalam bak bundar berdiameter 4 m dan tinggi 1,3 m dengan padat tebar 2.000 ekor dan diberi pakan komersial secara at satiation sebanyak tiga kali sehari. Kemudian tahap kedua dilakukan untuk perlakuan dengan bobot yang sudah mencapai sekitar 78,44 gram, ikan dipindahkan ke hapa berukuran 1 × 1,5 × 1 m³ dengan kepadatan 21 ekor untuk dipelihara selama empat bulan sesuai perlakuan dan diberi pakan secara at satiation sebanyak dua kali sehari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pakan komersial menghasilkan pertumbuhan dan efisiensi pemanfaatan pakan yang lebih baik dibandingkan seluruh perlakuan pakan mandiri (P<0,05). Penambahan feed additive belum meningkatkan pertumbuhan maupun efisiensi pakan secara nyata dengan nilai rasio konversi pakan berkisar 1,9-2,25. Tingkat kelangsungan hidup ikan pada semua perlakuan tidak berbeda nyata dengan rata-rata lebih dari 90%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa suplementasi enzim fitase, mineral mix dan vitamin C dan asam sitrat pada pakan mandiri tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ikan patin. Berdasarkan analisis biaya pakan, perlakuan pakan mandiri tanpa tambahan feed additive (P1) menghasilkan biaya pakan terendah sebesar Rp11.862/kg pertambahan biomassa, lebih rendah dibandingkan pakan komersial (kontrol) sebesar Rp18.200/kg pertambahan biomassa, sedangkan perlakuan pakan mandiri dengan penambahan suplementasi enzim fitase dan mineral mix (P4) menghasilkan biaya pakan tertinggi sebesar Rp20.518/kg pertambahan biomassa. Nilai tersebut menunjukkan bahwa P1 memiliki efisiensi biaya pakan terbaik dalam menghasilkan pertambahan bobot dibandingkan perlakuan lainnya.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleKinerja Pertumbuhan Ikan Patin (Pangasianodon hypophthalmus) yang Diberi Pakan Mandiri dengan Suplementasi Enzim Fitase, Mineral Mix, Vitamin C, dan Asam Sitratid
dc.title.alternativeGrowth Performance of Striped Catfish (Pangasianodon hypophthalmus) Fed Farm-Made Diets Supplemented with Phytase Enzyme, Mineral Mix, Vitamin C, and Citric Acid
dc.typeSkripsi
dc.subject.keywordbiaya pakanid
dc.subject.keywordfeed additiveid
dc.subject.keywordikan patinid
dc.subject.keywordpakan mandiriid
dc.subject.keywordpertumbuhanid
dc.subtypeUndergraduate Theses


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record