Kinerja Pertumbuhan Ikan Patin (Pangasianodon hypophthalmus) yang Diberi Pakan Mandiri dengan Suplementasi Enzim Fitase, Mineral Mix, Vitamin C, dan Asam Sitrat
Date
2026Jenis/Type
SkripsiSubtype
Undergraduate ThesesAuthor
ROBBANI, MUHAMMAD FADHIL
Fauzi, Ichsan Achmad
Ekasari, Julie
Metadata
Show full item recordAbstract
Pakan merupakan komponen biaya terbesar, mencapai 85-98% dari total biaya
operasional, sehingga pengembangan pakan mandiri berbahan baku lokal menjadi
salah satu alternatif untuk menekan biaya produksi. Penelitian ini bertujuan
membandingkan performa pertumbuhan ikan patin (Pangasianodon
hypophthalmus) yang diberi pakan mandiri dengan suplementasi enzim fitase,
mineral mix, vitamin C, dan asam sitrat. Penelitian menggunakan rancangan acak
lengkap dengan tujuh perlakuan dan empat ulangan yang meliputi satu perlakuan
pakan komersial sebagai kontrol, dan enam perlakuan pakan mandiri dengan
suplementasi enzim fitase, mineral mix, vitamin C dan asam sitrat. Tahap
pemeliharaan awal dilakukan untuk pembesaran selama dua bulan menggunakan
ikan berukuran sekitar 5 cm yang dipelihara dalam bak bundar berdiameter 4 m dan
tinggi 1,3 m dengan padat tebar 2.000 ekor dan diberi pakan komersial secara at
satiation sebanyak tiga kali sehari. Kemudian tahap kedua dilakukan untuk
perlakuan dengan bobot yang sudah mencapai sekitar 78,44 gram, ikan dipindahkan
ke hapa berukuran 1 × 1,5 × 1 m³ dengan kepadatan 21 ekor untuk dipelihara selama
empat bulan sesuai perlakuan dan diberi pakan secara at satiation sebanyak dua kali
sehari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pakan komersial menghasilkan
pertumbuhan dan efisiensi pemanfaatan pakan yang lebih baik dibandingkan
seluruh perlakuan pakan mandiri (P<0,05). Penambahan feed additive belum
meningkatkan pertumbuhan maupun efisiensi pakan secara nyata dengan nilai rasio
konversi pakan berkisar 1,9-2,25. Tingkat kelangsungan hidup ikan pada semua
perlakuan tidak berbeda nyata dengan rata-rata lebih dari 90%. Hasil penelitian ini
menunjukkan bahwa suplementasi enzim fitase, mineral mix dan vitamin C dan
asam sitrat pada pakan mandiri tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan
ikan patin. Berdasarkan analisis biaya pakan, perlakuan pakan mandiri tanpa
tambahan feed additive (P1) menghasilkan biaya pakan terendah sebesar
Rp11.862/kg pertambahan biomassa, lebih rendah dibandingkan pakan komersial
(kontrol) sebesar Rp18.200/kg pertambahan biomassa, sedangkan perlakuan pakan
mandiri dengan penambahan suplementasi enzim fitase dan mineral mix (P4)
menghasilkan biaya pakan tertinggi sebesar Rp20.518/kg pertambahan biomassa.
Nilai tersebut menunjukkan bahwa P1 memiliki efisiensi biaya pakan terbaik dalam
menghasilkan pertambahan bobot dibandingkan perlakuan lainnya.
Collections
- UF - Aquaculture [2294]

