Show simple item record

dc.contributor.advisorSuprihatin
dc.contributor.authorMUMTAZAH, FARSYA ASHILA
dc.date.accessioned2026-08-14T06:20:58Z
dc.date.available2026-08-14T06:20:58Z
dc.date.issued2026
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/178725
dc.description.abstractPengelolaan sampah perkotaan masih menghadapi berbagai tantangan, antara lain tingginya timbulan sampah, rendahnya tingkat pemanfaatan kembali material, serta belum tersedianya sistem evaluasi yang mampu mengintegrasikan aliran material dan indikator kinerja dalam mendukung penerapan ekonomi sirkular. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model aliran material menggunakan pendekatan Material Flow Analysis (MFA), menyusun indikator kinerja lingkungan, ekonomi, dan sosial, serta mengintegrasikan indikator tersebut ke dalam platform monitoring sistem ekonomi sirkular sampah perkotaan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan studi kasus pada TPS 3R di Kota Bogor. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan analisis neraca massa, kemudian dianalisis menggunakan MFA serta penilaian indikator kinerja untuk mengevaluasi kondisi pengelolaan sampah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata timbulan sampah yang dikelola sebesar 708,3 kg/hari, terdiri atas sampah organik sebesar 30,4%, sampah anorganik 15,8%, material daur ulang 15,6%, kompos 29,9%, dan residu 53,8%. Penelitian ini menghasilkan model konseptual yang mengintegrasikan aliran material dengan indikator kinerja ke dalam platform monitoring sehingga mampu menyajikan informasi secara terstruktur untuk mendukung evaluasi, monitoring, dan pengambilan keputusan. Model yang dikembangkan diharapkan menjadi acuan dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah perkotaan berbasis ekonomi sirkular secara berkelanjutan.
dc.description.abstractUrban waste management continues to face significant challenges, including increasing waste generation, low Material Recovery Rates, and the absence of an integrated evaluation system capable of combining material flows and performance indicators to support circular economy implementation. This study aims to develop a material flow model using the Material Flow Analysis (MFA) approach, formulate environmental, economic, and social performance indicators, and integrate these indicators into a monitoring platform for an urban circular waste management system. A quantitative approach with a case study at TPS 3R in Bogor City was employed. Data were collected through observation, interviews, documentation, and mass balance analysis, and subsequently analyzed using MFA and performance indicator assessment to evaluate waste management conditions. The results show that the average amount of waste processed was 708.3 kg/day, consisting of 30.4% organic waste, 15.8% inorganic waste, 15.6% recyclable materials, 29.9% compost, and 53.8% residual waste. This study proposes a conceptual model integrating material flows and performance indicators into a monitoring platform capable of providing structured information to support evaluation, monitoring, and decision-making. The proposed model is expected to serve as a reference for improving the effectiveness of sustainable urban waste management based on circular economy principles.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePengembangan Model Aliran Material dan Indikator Kinerja Lingkungan pada Sistem Ekonomi Sirkular Sampah Perkotaanid
dc.title.alternativeDevelopment of Material Flow Model and Environmental Performance Indicators in the Circular Economy System of Urban Waste.
dc.typeSkripsi
dc.subject.keywordekonomi sirkularid
dc.subject.keywordindikator kinerjaid
dc.subject.keywordMaterial flow analysis (MFA)id
dc.subject.keywordpengelolaan sampahid
dc.subject.keywordplatform monitoringid
dc.subtypeUndergraduate Theses


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record