Pengembangan Model Bisnis dan Strategi Komersialisasi Hair Tonic Berbasis Ekstrak Urang-Aring dan Teh Hijau
Date
2026Author
Maulana, Fazila Yasmin
Hardjomidjojo, Hartrisari
Fahma, Farah
Metadata
Show full item recordAbstract
Kerontokan rambut dialami oleh 64,7% masyarakat Indonesia usia 16–35
tahun, sementara permintaan terhadap produk perawatan rambut berbahan alami
terus meningkat. PT Ekstrak Alam Germilang mengembangkan hair tonic berbasis
urang-aring (Eclipta alba L.) dan teh hijau (Camellia sinensis L.) sebagai produk
baru berbahan alami lokal. Penelitian ini bertujuan merancang model bisnis
menggunakan Business Model Canvas (BMC) serta menentukan strategi
komersialisasi melalui Analytical Hierarchy Process (AHP). Data diperoleh
melalui survei kebutuhan konsumen terhadap 202 responden, uji hedonik
komparatif terhadap 30 responden, diskusi dengan mitra, penilaian empat pakar
pemasaran untuk AHP, serta pengujian eksploratif pada platform Shopee. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa e-commerce, khususnya Shopee, merupakan kanal
distribusi utama yang dipilih 83,33% responden. AHP mengidentifikasi Shopee
Affiliate sebagai strategi promosi prioritas dengan bobot global 0,309, didorong
oleh kriteria kesesuaian dengan target konsumen bahan alami sebagai pertimbangan
tertinggi (bobot 0,352). Harga pokok produksi ditetapkan sebesar Rp12.431 per unit
dengan harga jual Rp50.000 per botol 100 ml. Pengujian awal pada Shopee selama
tujuh hari menghasilkan tingkat penambahan ke keranjang sebesar 40,48% dan
CTR sebesar 15,38% tanpa intervensi promosi, mengindikasikan potensi
penerimaan pasar awal yang baik.

