Characterization of Refined Carrageenan-Based Edible Films Crosslinked with K? and Ca²? Ions and Their Combinations
Abstract
Refined carrageenan (RC) berpotensi digunakan sebagai bahan baku edible
film karena bersifat biodegradable, aman dikonsumsi, dan memiliki kemampuan
membentuk film yang baik. Sifat hidrofilik RC menyebabkan stabilitas terhadap air
dan karakteristik mekaniknya masih perlu ditingkatkan. Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis pengaruh crosslinking ionik dengan penambahan ion kalium
dan kalsium larutan KCl, CaCl2, dan kombinasi keduanya terhadap sifat fisik,
mekanik, dan struktur edible film berbasis RC. Penelitian menggunakan Rancangan
Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan, yaitu kontrol, KCl, CaCl2, dan
KCl+CaCl2. Parameter yang diamati meliputi ketebalan, kadar air, densitas,
transparansi, daya serap air, waktu kelarutan, kuat tarik, elongasi, dan perubahan
gugus fungsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses crosslinking ionik
dengan penambahan KCl dan CaCl2 berpengaruh nyata (p<0,05) terhadap kadar air,
daya serap air, waktu kelarutan, kuat tarik, dan elongasi. Perlakuan CaCl2
menghasilkan kuat tarik tertinggi (25,01 MPa), elongasi tertinggi (23,45%), dan
waktu kelarutan terlama (360 menit), sedangkan perlakuan KCl menghasilkan daya
serap air terendah (20,50%). Analisis FTIR menunjukkan adanya interaksi ionik
antara ion K? dan Ca²? dengan gugus sulfat RC. Crosslinking menggunakan CaCl2
merupakan perlakuan terbaik dalam meningkatkan kualitas edible film berbasis RC.

