Evaluasi dan Perbaikan Penerapan CPPB-IRT dan SSOP pada UMKM XYZ
Date
2026Jenis/Type
Tugas AkhirSubtype
Undergraduate ThesesAuthor
Dewi, Nurul Alfiani
Warsiki, Endang
Metadata
Show full item recordAbstract
NURUL ALFIANI DEWI. Evaluasi dan Perbaikan Penerapan CPPB-IRT dan
SSOP pada UMKM XYZ. Dibimbing oleh ENDANG WARSIKI.
UMKM XYZ merupakan usaha pengolahan pangan berbasis kacang koro pedang
yang sedang memenuhi persyaratan Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah
Tangga (SPP-IRT). Penelitian ini bertujuan mengevaluasi penerapan Cara Produksi
Pangan yang Baik untuk Industri Rumah Tangga (CPPB-IRT) dan Sanitation
Standard Operating Procedures (SSOP) sebelum dan sesudah perbaikan serta
mengidentifikasi akar penyebab ketidaksesuaian. Metode yang digunakan meliputi
gap analysis, Fishbone Diagram, dan Five Whys. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa tingkat pemenuhan CPPB-IRT meningkat dari 78,37% menjadi 100%,
sedangkan persentase penyimpangan SSOP menurun dari 36% menjadi 8% setelah
dilakukan perbaikan. Akar penyebab ketidaksesuaian meliputi kurangnya informasi,
pelatihan, dan pendampingan terkait persyaratan keamanan pangan. Selain itu,
dilakukan penyusunan dokumen persyaratan pendaftaran SPP-IRT dan HACCP
Plan sebagai upaya meningkatkan sistem keamanan pangan. Tindakan perbaikan
yang dilakukan meningkatkan kesesuaian terhadap persyaratan keamanan pangan
dan mendukung kesiapan UMKM dalam proses pendaftaran SPP-IRT.
Kata kunci: CPPB-IRT, HACCP, keamanan pangan, SPP-IRT, SSOP NURUL ALFIANI DEWI. Evaluation and Improvement of CPPB-IRT and SSOP
Implementation at XYZ MSME. Supervised by ENDANG WARSIKI.
XYZ MSME is a food processing enterprise producing jack bean (Canavalia
ensiformis) based food products and is currently fulfilling the requirements for the
Home Industry Food Production Certificate (SPP-IRT). This study aimed to
evaluate the implementation of Good Food Production Practices for Home
Industries (CPPB-IRT) and Sanitation Standard Operating Procedures (SSOP)
before and after corrective actions and to identify the root causes of non
conformities. The methods used were gap analysis, fishbone diagram, and five
whys. The results showed that CPPB-IRT compliance increased from 78.37% to
100%, while SSOP deviations decreased from 36% to 8% after corrective actions.
The identified root causes included limited information, training, and guidance
regarding food safety requirements. In addition, the required documents for SPP
IRT registration and a HACCP Plan were prepared to strengthen the food safety
system. The corrective actions improved compliance with food safety requirements
and supported the MSME's readiness for the SPP-IRT registration process.
Keywords: CPPB-IRT, food safety, HACCP, SPP-IRT, SSOP

