| dc.description.abstract | Pengembangan baterai fleksibel berbasis biomaterial merupakan salah satu
upaya menghasilkan sumber energi ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan
menentukan rasio optimal membran anoda berbasis kitosan, silikon dioksida (SiO2)
dan polyvinyl alcohol (PVA) untuk meningkatkan kinerja baterai fleksibel. Baterai
tersusun dari anoda, katoda, dan elektrolit. Anoda dibuat dengan menggunakan
rasio 2:1:1, 1:2:1, 1:1:2, dan 1:1:1, kemudian dikarakterisasi berdasarkan sifat fisik,
mekanik, dan elektrisitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio 1:1:1
menghasilkan daya serap air tertinggi sebesar 469±41,01% dan tegangan tertinggi
sebesar 0,340±0,057 V, sedangkan rasio 2:1:1 menghasilkan kuat tarik tertinggi
sebesar 3,36±1,71 MPa, kuat arus tertinggi sebesar 1,50±0,014 mA, dan daya listrik
tertinggi sebesar 0,353±0,014 mW. Selain itu, interaksi antar kitosan, SiO2, dan
PVA membentuk matriks membran yang mendukung peningkatan kinerja baterai.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi rasio kitosan-SiO2-PVA berpotensi
menghasilkan membran anoda dengan karakteristik yang lebih baik untuk
pengembangan baterai fleksibel ramah lingkungan. | |