| dc.description.abstract | Kajian ilmiah mengenai ayam kate Indonesia masih terbatas. Kajian morfometrik dapat menjadi pendekatan awal dalam pelestarian dan pengembangan ayam kate Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik morfometri ayam kate di Pembibitan Kandang Kate Petir, Desa Neglasari, Kabupaten Bogor. Penelitian ini menggunakan 20 ekor ayam kate jantan dan 20 ekor ayam kate betina dewasa berumur 1 – 1,5 tahun. Uji T dan principal component analysis digunakan untuk menganalisis karakteristik morfometri ayam kate jantan dan betina. Hasil penelitian menunjukkan ayam kate jantan memiliki ukuran tubuh yang lebih besar dibandingkan betina, kecuali panjang femur, dalam dada, dan panjang leher. Panjang leher betina lebih tinggi dibandingkan jantan akibat dimorfisme seksual. Karakter pembeda utama ayam jantan meliputi panjang femur, panjang tibia, dalam dada, lebar dada, tinggi jengger, dan bobot badan, sedangkan pada betina meliputi lebar dada, panjang shank, lingkar shank, dan tinggi jengger. Sebagian besar keragaman struktur morfometri ayam kate dibentuk oleh empat kelompok peubah yang berbeda. Indeks komposit ayam jantan berkisar 2,43737 hingga 1,97923 dan -0,97237 hingga 5,19085 pada betina. | |