Karakterisasi Rumput Laut Gracilaria sp. sebagai Bahan Baku Pembuatan Garam Rumput Laut
Abstract
Hipertensi berkaitan dengan tingginya konsumsi natrium dari garam dapur. Rumput laut merah Gracilaria sp. berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan baku garam rumput laut karena kaya mineral dan senyawa bioaktif. Penelitian ini bertujuan mengkarakterisasi Gracilaria sp. serta menentukan rasio terbaik tepung rumput laut dan pelarut berdasarkan karakteristik fisikokimia, kandungan mineral, aktivitas antioksidan, dan penerimaan sensori garam rumput laut yang dihasilkan. Karakterisasi meliputi analisis proksimat, mineral, logam berat, fitokimia, total fenolik, total flavonoid, dan aktivitas antioksidan. Garam rumput laut dibuat dengan rasio tepung dan akuades 1:12,5; 1:15; dan 1:17,5 kemudian dianalisis rendemen, mineral, rasio Na:K, kadar NaCl, logam berat, dan sifat sensori. Tepung Gracilaria sp. mengandung alkaloid, flavonoid, fenol, steroid, serta menunjukkan aktivitas antioksidan sedang (IC50 132,09±0,68 ppm). Rasio 1:17,5 menghasilkan rendemen dan kadar NaCl tertinggi, sedangkan rasio 1:12,5 memberikan penerimaan sensori terbaik. Garam rumput laut berpotensi dikembangkan sebagai garam fungsional rendah natrium yang kaya mineral dan senyawa bioaktif.

