| dc.contributor.advisor | Priyanto, Rudy | |
| dc.contributor.advisor | Aditia, Edit Lesa | |
| dc.contributor.author | IKMALUDDIN, MUHAMMAD AFIQ | |
| dc.date.accessioned | 2026-08-04T00:03:43Z | |
| dc.date.available | 2026-08-04T00:03:43Z | |
| dc.date.issued | 2026 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/176945 | |
| dc.description.abstract | Sapi Bali merupakan plasma nutfah asli Indonesia yang adaptif terhadap
lingkungan tropis dan berpotensi sebagai sapi tipe pedaging. Penelitian ini
bertujuan mengevaluasi tipe tubuh sapi Bali jantan serta persilangannya dengan
limousin dan simental berdasarkan indeks morfometrik. Sebanyak 31 ekor sapi
jantan digunakan, terdiri atas 17 ekos sapi Bali, 8 ekor silangan Bali dan Limousin,
serta 6 ekor silangan Bali dan Simmental, dengan enam parameter morfometrik
yaitu tinggi pundak (TP), panjang badan (PB), dalam dada (DD), lebar dada (LD),
tinggi hips (Thips), dan lebar hips (Lhips). Data dianalisis menggunakan Analysis
of Covariance (ANCOVA) dengan uji lanjut Tukey untuk membandingkan jenis
sapi. Hasil penelitian menunjukkan persilangannya sapi Bali dengan limousin dan
simental memiliki nilai tinggi pundak, panjang badan, lebar dada, tinggi hips, dan
lebar hips yang lebih tinggi, tetapi lebih rendah pada dalam dada dibandingkan sapi
Bali (P < 0,05). Indeks morfometrik pada sapi silangan memiliki indeks panjang,
lebar kemiringan, dan panjang kaki depan yang lebih tinggi, serta indeks kedalaman
yang lebih rendah (P < 0,05). Secara keseluruhan, sapi Bali dan kedua silangannya
memenuhi kriteria sebagai sapi tipe pedaging. | |
| dc.description.abstract | Bali cattle are a native Indonesian breed well-adapted to tropical
environments, making it necessary to study their morphometric characteristics to
assess their potential as beef cattle. This study aimed to evaluate the morphometric
body indices of male Bali cattle and their crosses with Limousin and Simmental
cattle. A total of 31 male cattle were used, consisting of 17 Bali, 8 Bali-Limousin
crossbreeds, and 6 Bali-Simmental crossbreeds, involving six morphometric
parameters: shoulder height (SH), body length (BL), chest depth (CD), chest width
(CW), hip height (HH), and hip width (HW). Data were analyzed using Analysis of
Covariance (ANCOVA) with Tukey’s post-hoc test to compare cattle breeds. The
results showed that the crossbreeds had higher values for shoulder height, body
length, chest width, hip height, and hip width, but lower chest depth than purebred
Bali cattle (P < 0.05). Additionally, the crossbreeds exhibited higher length, slope,
and foreleg length indices, except for a lower depth index compared to Bali cattle
(P < 0.05). Bali cattle and their crossbreeds exhibited morphometric indices
characteristic of beef-type cattle. | |
| dc.description.sponsorship | | |
| dc.language.iso | id | |
| dc.publisher | IPB University | id |
| dc.title | Perbandingan Indeks Morfometrik Sapi Bali Jantan dan Persilangannya dengan Sapi Limousin dan Simmental sebagai Tipe Pedaging. | id |
| dc.title.alternative | Comparison of Morphometric Indices of Male Bali Cattle and Their Crossbreeds with Limousin and Simmental Cattle as Beef Cattle Types. | |
| dc.type | Skripsi | |
| dc.subject.keyword | indeks tubuh | id |
| dc.subject.keyword | morfometrik | id |
| dc.subject.keyword | persilangan | id |
| dc.subject.keyword | sapi bali | id |
| dc.subject.keyword | tipe pedaging | id |
| dc.subtype | Undergraduate Theses | |