| dc.description.abstract | Cakra Electric Boat LT 4000 adalah perahu listrik dari program CSR PLN
Nusantara Power UP Pacitan di Sungai Maron. Studi ini bertujuan untuk
mengidentifikasi, menentukan prioritas, serta merumuskan mitigasi untuk risiko prioritas. Metode yang digunakan yakni Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) untuk penilaian risiko, serta Hierarchy of Controls untuk merumuskan langkah mitigasi. Penelitian ini mengidentifikasi 27 risiko operasional berdasarkan tiga tahapan operasional, yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, serta tahap pasca operasional dan pemeliharaan. Berdasarkan FMEA, diperoleh tujuh risiko prioritas
dengan Risk Priority Number (RPN) = 150. Risiko prioritas meliputi mesin listrik perahu hilang atau dicuri, baling-baling perahu patah saat digunakan, mesin sulit berhenti karena pedal gas rusak, cuaca mendung mengurangi suplai daya ke Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), sambungan antara mesin dan perahu longgar atau retak, operator mengemudikan perahu listrik dengan agresif, dan penumpukan antrian pengisian daya di SPKLU. Mitigasi risiko prioritas dapat dilakukan pada tingkat engineering controls dan administrative controls melalui
peningkatan keamanan, peningkatan fasilitas SPKLU, pelatihan operator perahu, penerapan SOP dan preventive maintenance secara rutin. | |