Analisis Termal Reactor Charge Heater sebagai Praktik Manajemen Energi pada Produksi Sustainable Aviation Fuel
Abstract
Peningkatan kebutuhan bahan bakar penerbangan mendorong pengembangan
Sustainable Aviation Fuel sebagai alternatif bahan bakar yang lebih berkelanjutan.
Dalam proses produksinya, reactor charge heater berperan penting dalam
menyediakan energi panas yang dibutuhkan sebelum umpan memasuki reaktor.
Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja termal aktual Reactor Charge Heater
18F-101 menggunakan metode heat balance, efisiensi termal, dan analisis korelasi
parameter operasi. Hasil penelitian menunjukkan efisiensi termal aktual sebesar
75,27%. Nilai tersebut lebih rendah dibandingkan efisiensi desain dengan deviasi
6,49%. Rata-rata heat input, heat absorbed, dan heat loss berturut-turut sebesar
176.057.765 kJ/day, 132.197.796 kJ/day, dan 43.859.969 kJ/day. Analisis korelasi
menunjukkan bahwa parameter fuel gas dan heat input memiliki hubungan kuat
terhadap efisiensi termal. Penurunan kinerja termal berkaitan dengan kehilangan
panas yang menurunkan efektivitas pemanfaatan energi serta mengindikasikan
adanya hambatan perpindahan panas pada sistem.

