| dc.contributor.advisor | Hapsari, Rianti Dyah | |
| dc.contributor.author | Athallah, Belvana Fazwa | |
| dc.date.accessioned | 2026-07-27T08:52:56Z | |
| dc.date.available | 2026-07-27T08:52:56Z | |
| dc.date.issued | 2026 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/175978 | |
| dc.description.abstract | PT XYZ merupakan perusahaan manufaktur minuman mengandung susu yang memiliki risiko kontaminasi tinggi, sehingga penerapan sistem manajemen keamanan pangan yang sesuai standar menjadi hal yang krusial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat penerapan ISO 22000:2018 dan program prasyarat (PRP) di PT XYZ, merumuskan tindakan perbaikan, serta mengevaluasi efektvitas tindakan perbaikan tersebut. Analisis kesenjangan dilakukan melalui observasi lapangan dan wawancara. Hasil analisis menunjukkan bahwa sub klausul dengan nilai pemenuhan di bawah 75% meliputi sub klasul 7.3 pada ISO 22000:2018, serta sub klausul 7.1, 12.4, dan 14.1 pada PRP. Setelah pelaksanaan tindakan perbaikan, nilai pemenuhan ISO 22000:2018 meningkat dari 97,9% menjadi 98,8% dan PRP meningkat dari 95,6% menjadi 97,4%, dengan seluruh sub klausul yang menjadi fokus intervensi mengalami peningkatan yang signifikan. Tindakan perbaikan dapat dinyatakan efektif dalam meningkatkan nilai pemenuhan, meskipun sebagian tindakan belum dapat dilaksanakan karena bergantung pada keputusan operasional perusahaan | |
| dc.description.abstract | PT XYZ is a dairy-based beverage manufacturer with high contamination risk, requiring proper implementation of a food safety management system. This study analyzed the implementation level of ISO 22000:2018 and its Prerequisite Programs (PRPs) at PT XYZ, formulated corrective actions, and evaluated effectiveness. Gap analysis was conducted through field observation and interviews. Sub-clauses with compliance below 75% included sub-clause 7.3 (ISO 22000:2018) and sub-clauses 7.1, 12.4, and 14.1 (PRP). After corrective actions, compliance scores increased from 97,9% to 98,8% for ISO 22000:2018 and from 95,6% to 97,4% for PRP, with significant improvement across all targeted sub-clauses. The corrective actions proved effective, although some remain unimplemented due to their dependence on company operational decisions. | |
| dc.description.sponsorship | | |
| dc.language.iso | id | |
| dc.publisher | IPB University | id |
| dc.title | Analisis Kesenjangan dan Perbaikan Implementasi Sistem Manajemen Keamanan Pangan ISO 22000:2018 dan Prerequisite Programs di PT XYZ | id |
| dc.title.alternative | Gap Analysis and Implementation of Improvements to the ISO 22000:2018 Food Safety Management System and Prerequisite Programs at PT XYZ | |
| dc.type | Tugas Akhir | |
| dc.subject.keyword | Food safety | id |
| dc.subject.keyword | ISO 22000:2018 | id |
| dc.subject.keyword | PRP | id |
| dc.subject.keyword | gap analysis | id |
| dc.subtype | Undergraduate Theses | |