Pengaruh Keharmonisan Keluarga, Penyesuaian Diri, dan Strategi Koping terhadap Stres Santri di Pesantren Kota Bogor
Date
2026Author
Nurzahraini, Nisrina Nasywa
Rizkillah, Risda
Musthofa
Metadata
Show full item recordAbstract
Stres merupakan respons psikologis yang umum dialami remaja, termasuk santri yang menjalani kehidupan di pesantren dengan berbagai tuntutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan berdasarkan jenis kelamin serta hubungan dan pengaruh keharmonisan keluarga, penyesuaian diri, dan strategi koping terhadap stres santri. Penelitian dilakukan pada 104 santri kelas VII di tiga pesantren tahfidz di Kota Bogor yang menerapkan target hafalan 30 juz Al-Qur’an. Analisis data menggunakan analisis deskriptif, uji beda, korelasi Pearson, dan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS 29.0. Keharmonisan keluarga diukur menggunakan Family Harmony Scale (FHS-24), stres menggunakan Perceived Stress Scale (PSS- 10), strategi koping menggunakan The Brief COPE Inventory, dan penyesuaian diri menggunakan instrumen Annisa dan Alfiasari (2017). Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan pada stres, avoidant-focused coping, dan dimensi kesabaran antara laki-laki dan perempuan. Lama pendidikan ibu berhubungan negatif dengan stres, usia ibu berhubungan negatif dengan keharmonisan keluarga, keharmonisan keluarga berhubungan positif dengan penyesuaian diri, dan penyesuaian diri berhubungan positif dengan strategi koping. Analisis regresi menunjukkan bahwa lama pendidikan ibu, keharmonisan keluarga, dan penyesuaian diri berpengaruh negatif signifikan terhadap stres, dengan keharmonisan keluarga sebagai faktor paling dominan. Temuan ini menegaskan bahwa persepsi santri terhadap keharmonisan keluarga berperan penting dalam menentukan respons terhadap berbagai tuntutan di pesantren.

