| dc.contributor.advisor | Baihaqi, Muhamad | |
| dc.contributor.advisor | Aditia, Edit Lesa | |
| dc.contributor.author | AYU, ADITYA MAESA | |
| dc.date.accessioned | 2026-07-24T03:27:09Z | |
| dc.date.available | 2026-07-24T03:27:09Z | |
| dc.date.issued | 2026 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/175694 | |
| dc.description.abstract | Transportasi merupakan salah satu faktor yang berpotensi menyebabkan stres dan perubahan tingkah laku pada kelinci. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh transportasi darat dengan lama perjalanan yang berbeda serta pengaruh aktivitas transportasi terhadap perubahan tingkah laku kelinci lokal jantan. Sebanyak 27 ekor kelinci lokal jantan umur 6 bulan dengan rataan bobot badan 1,97 ± 0,14 kg dibagi ke dalam 3 perlakuan, yaitu tanpa transportasi (P0), transportasi 3 jam (P1), dan transportasi 6 jam (P2). Tingkah laku makan, minum, lokomosi, resting, defekasi, urinasi, grooming, panting, dan stereotypes diamati selama 24 jam sebelum dan setelah transportasi menggunakan metode focal sampling dengan software Cowlog 3.0.2. Data dianalisis menggunakan one-way ANOVA, uji Tukey, dan paired t-test pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama transportasi tidak berpengaruh nyata (P > 0,05) terhadap sebagian besar frekuensi dan durasi tingkah laku, kecuali pada durasi makan yang lebih rendah pada kelinci yang ditransportasikan dibandingkan kontrol (P < 0,05). Secara umum, aktivitas transportasi, meskipun pada durasi yang singkat, menyebabkan terjadinya penurunan resting dan lokomosi serta peningkatan makan, defekasi, grooming, dan panting. | |
| dc.description.abstract | Transportation is one of the factors that may induce stress and behavioural changes in rabbits. This study aimed to analyse the effects of road transportation with different transportation durations and the effects of transportation activity on behavioural changes in local male rabbits. A total of 27 local male rabbits aged 6 months with an average body weight of 1.97 ± 0.14 kg were assigned to 3 treatments, no transportation (P0), 3 h transportation (P1), and 6 h transportation (P2). Feeding, drinking, locomotion, resting, defecation, urination, grooming, panting, and stereotypic behaviors were observed for 24 h before and after transportation using focal sampling method with the aid of Cowlog 3.0.2 software. Data were analyzed using one-way ANOVA, Tukey’s test, and paired t-test at a 5% significance level. The results showed that transportation duration had no significant effect (P > 0.05) on most behavioural frequencies and durations, except for feeding duration, which was lower in transported rabbits than in the control group (P < 0.05). In general, transportation activity, even in a short duration, resulted in decreased resting and locomotion behaviours and increased feeding, defecation, grooming, and panting behaviours. | |
| dc.description.sponsorship | | |
| dc.language.iso | id | |
| dc.publisher | IPB University | id |
| dc.title | Tingkah Laku Kelinci Lokal Jantan pada Transportasi Darat dengan Lama Perjalanan yang Berbeda | id |
| dc.title.alternative | | |
| dc.type | Skripsi | |
| dc.subject.keyword | Kelinci lokal | id |
| dc.subject.keyword | tingkah laku | id |
| dc.subject.keyword | Transportasi ternak | id |
| dc.subtype | Undergraduate Theses | |