| dc.contributor.advisor | Herawati, Tin | |
| dc.contributor.advisor | Alfiasari | |
| dc.contributor.author | Syalaisha, Syafina | |
| dc.date.accessioned | 2026-07-24T00:19:34Z | |
| dc.date.available | 2026-07-24T00:19:34Z | |
| dc.date.issued | 2026 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/175665 | |
| dc.description.abstract | Kenakalan remaja merupakan sebuah fenomena yang marak terjadi pada generasi muda saat ini. Faktor-faktor yang dapat memengaruhi kenakalan remaja adalah interaksinya dengan orang tua di rumah dan interaksi remaja dengan teman sebaya di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh interaksi orang tua-anak, teman sebaya, dan penanaman nilai karakter terhadap kenakalan remaja. Responden penelitian ini adalah 117 siswa-siswi kelas XI di empat sekolah menengah atas dan sekolah menengah kejuruan di Kota Bandung. Data diolah menggunakan Microsoft Excel dan SPSS versi 25. Hasil uji korelasi menunjukkan bahwa usia remaja memiliki hubungan positif signifikan terhadap kenakalan remaja, interaksi orang tua memiliki hubungan positif signifikan terhadap interaksi teman sebaya dan penanaman nilai karakter. Interaksi teman sebaya juga memiliki hubungan positif signifikan terhadap penanaman nilai karakter. Hasil uji regresi linear berganda menunjukkan bahwa usia remaja berpengaruh positif signifikan terhadap kenakalan remaja. Interaksi teman sebaya berpengaruh positif signifikan terhadap kenakalan remaja. Jenis kelamin memiliki pengaruh positif yang sangat signifikan terhadap kenakalan remaja yang menunjukkan bahwa remaja laki-laki memiliki tingkat kenakalan yang tinggi dibandingkan remaja perempuan. | |
| dc.description.abstract | Adolescent delinquency is a massive phenomenon in the younger generation at this age. A few factors, such as parent-child interaction at home and peer interaction at school can lead to adolescent delinquency. This study aims to analyze the influence of parent-child interaction, peer interaction, and character internalization on adolescent delinquency. Purposive sampling is used pick the sample. The respondents for this research were 117 grade XI students in four high schools and vocational high schools in Bandung City. The collected data were processed using Microsoft Excel and SPSS Statistics 25. The results of the correlation test showed that adolescent age had a significant positive relationship with adolescent delinquency. Parent-child interaction had a significant positive relationship with peer interaction and character internalization. Peer interaction also had a significant relationship with character internalization. The results of multiple linear regression tests show that adolescent age has a significant positive effect on adolescent delinquency. Peer interaction has a significant positive effect on adolescent delinquency. Gender has a significant positive influence on adolescent delinquency, this shows that male adolescents have a higher level of delinquency than female adolescents. | |
| dc.description.sponsorship | | |
| dc.language.iso | id | |
| dc.publisher | IPB University | id |
| dc.title | Pengaruh Interaksi Orang Tua-Anak, Interaksi Teman Sebaya, Penanaman Nilai Karakter terhadap Kenakalan Remaja | id |
| dc.title.alternative | | |
| dc.type | Skripsi | |
| dc.subject.keyword | interaksi orang tua-anak | id |
| dc.subject.keyword | interaksi teman sebaya | id |
| dc.subject.keyword | penanaman nilai karakter | id |
| dc.subject.keyword | kenakalan remaja | id |
| dc.subtype | Undergraduate Theses | |