Kualitas Susu Sapi Friesian Holstein Impor Setelah Enam Bulan dan Lokal di Dataran Tinggi Cijeruk Bogor
Abstract
Rendahnya produksi susu domestik menyebabkan tingginya ketergantungan pada pasokan susu impor. Penelitian ini bertujuan membandingkan produksi dan kualitas susu sapi Friesian Holstein (FH) impor yang dipelihara selama enam bulan dengan FH lokal di dataran tinggi Cijeruk, Kabupaten Bogor. Objek penelitian terdiri atas empat ekor sapi FH laktasi impor dan empat ekor laktasi lokal. Parameter pengamatan THI, konsumsi pakan, produksi susu, serta uji kualitas susu dievaluasi menggunakan metode uji-T dua sampel bebas. Hasil pemantauan mikroklimat menunjukkan ternak mengalami cekaman panas dengan rata-rata THI harian 74. Hasil uji statistik membuktikan seluruh parameter kualitas susu di antara kedua kelompok tidak memiliki perbedaan. Keseluruhan komponen mutu susu telah memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI), dengan parameter berat jenis yang dihasilkan sangat berkaitan dengan faktor suhu pengujian. Cekaman panas terbukti menghambat kapasitas biologis sapi impor sehingga performa produksi susu lokal sedikit lebih unggul. Hasil tersebut menunjukkan bahwa sapi FH impor belum beradaptasi secara maksimal di lokasi penelitian.

